Tak Ada Titipan! Pansel Buka-bukaan Soal Seleksi Dirut dan Dewas BPR Kota Sukabumi

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia Seleksi yang juga menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Andri Firmansyah, saat diwawancarai awak media, Selasa (4/8). (Foto: Boy)

Ketua Panitia Seleksi yang juga menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Andri Firmansyah, saat diwawancarai awak media, Selasa (4/8). (Foto: Boy)

LITERASI MEDIA – Panitia Seleksi (Pansel) Direktur Utama (Dirut) dan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Sukabumi memastikan proses rekrutmen berlangsung secara terbuka, transparan, dan mengedepankan kompetensi peserta.

Ketua Panitia Seleksi yang juga menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Andri Firmansyah, mengatakan bahwa dirinya ditunjuk langsung oleh Wali Kota Sukabumi berdasarkan surat keputusan untuk memimpin proses seleksi Dirut dan Dewas BPR.

Ia menegaskan, seluruh tahapan seleksi dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Karena itu, berbagai isu yang berkembang terkait proses rekrutmen ditepis dengan memastikan setiap peserta memiliki kesempatan yang sama selama memenuhi persyaratan.

“Silakan siapa pun yang memiliki kompetensi di bidangnya mendaftar sesuai persyaratan yang telah diumumkan. Proses ini terbuka dan tidak ada perlakuan khusus bagi peserta tertentu,” ujarnya.

Pada Selasa (4/8/2026), panitia mulai melaksanakan seleksi administrasi terhadap seluruh berkas pendaftaran. Hasil seleksi tersebut dijadwalkan diumumkan secara terbuka setelah proses verifikasi selesai dilakukan.

Baca Juga :  FESTA Part 2 Jadi Momentum Penguatan UMKM dan Revitalisasi Pasar Lembursitu

Menurutnya, pengumuman akan memuat peserta yang dinyatakan memenuhi syarat maupun yang tidak memenuhi syarat administrasi, baik untuk posisi Direktur Utama maupun Dewan Pengawas BPR.

Ia menyebutkan, jumlah pendaftar masing-masing sebanyak enam orang untuk posisi Dewan Pengawas dan enam orang untuk posisi Direktur Utama.

“Setelah seleksi administrasi selesai, hasilnya akan kami umumkan secara terbuka. Jika ada peserta yang tidak memenuhi syarat, akan kami jelaskan bagian persyaratan apa yang tidak dipenuhi,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara profesional tanpa intervensi pihak mana pun. Ia mengaku tidak memiliki hubungan pribadi dengan para peserta sehingga penilaian sepenuhnya didasarkan pada ketentuan dan kompetensi.

Selain itu, ia pun mempersilakan masyarakat untuk menyampaikan laporan atau masukan apabila menemukan dugaan pelanggaran selama proses seleksi berlangsung. Mekanisme penyampaian laporan, kata dia, telah disediakan melalui prosedur yang tercantum dalam pengumuman resmi.

Baca Juga :  Omzet Turun Drastis, Pelaku Usaha Terdampak Proyek Jalan Gudang Kota Sukabumi

“Tahapan berikutnya bagi peserta yang lolos administrasi adalah mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan atau UKK. Proses tersebut akan dilakukan oleh tim penguji independen yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya, bukan oleh panitia seleksi,” jelasnya.

Ia menjelaskan, terdapat ketentuan jumlah minimal peserta yang dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya. Untuk posisi Dewas, seleksi dapat dilanjutkan apabila sedikitnya tiga peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

Sementara itu, apabila jumlah peserta yang lolos administrasi untuk posisi Dirut kurang dari ketentuan minimal, maka proses seleksi akan dihentikan dan pendaftaran akan dibuka kembali sesuai aturan yang berlaku.

Dengan mekanisme tersebut, panitia berharap proses seleksi mampu menghasilkan Dirut dan Dewas BPR yang profesional, berintegritas, serta memiliki kompetensi untuk mendukung pengembangan BPR Kota Sukabumi. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Tekan Angka Kemiskinan, Kecamatan Warudoyong Perkuat Kolaborasi Bantu Kelompok Rentan
Data Bansos Bermasalah? Dinsos Kota Sukabumi Kini Hadirkan Program Gerebeg Desil
Bukan dari APBD, Bantuan Kursi Roda dan Alat Bantu Dengar Disalurkan Lewat Program Beraksi
Lapas Sukabumi Hadir di Tengah Masyarakat, Puluhan Paket Sembako Disalurkan
Usai Ngoet Fest x SantaSea Tuai Polemik, Ini Respons Disporapar Kota Sukabumi
SAPMA PP Soroti Polemik Ngoet Fest x SantaSea: Kalau Aturan Ada, Pemerintah Harus Tegakkan
Realisasi 86 Persen, Kecamatan Gunungpuyuh Bidik Peningkatan PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Ayep Zaki Resmikan Sukabumi Smart AI, Kebijakan Pemerintah Bakal Makin Berbasis Data
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:43 WIB

Tekan Angka Kemiskinan, Kecamatan Warudoyong Perkuat Kolaborasi Bantu Kelompok Rentan

Jumat, 25 September 2026 - 16:18 WIB

Data Bansos Bermasalah? Dinsos Kota Sukabumi Kini Hadirkan Program Gerebeg Desil

Jumat, 25 September 2026 - 13:43 WIB

Bukan dari APBD, Bantuan Kursi Roda dan Alat Bantu Dengar Disalurkan Lewat Program Beraksi

Jumat, 25 September 2026 - 12:12 WIB

Lapas Sukabumi Hadir di Tengah Masyarakat, Puluhan Paket Sembako Disalurkan

Kamis, 24 September 2026 - 16:06 WIB

Usai Ngoet Fest x SantaSea Tuai Polemik, Ini Respons Disporapar Kota Sukabumi

Berita Terbaru