Aplikasi WhatsApp Mulai Uji Coba Iklan di Status

- Penulis

Senin, 21 Juli 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA- Aplikasi WhatsApp mulai uji coba fitur iklan di status pada WhatsApp Android versi Beta 2.25.21.11. Jadi jangan heran ya guys kalo ada status iklan whatsApp di handphone kalian.

Nah, Pada WhatsApp Android beta versi 2.25.19.15, WABetainfo melaporkan pengembangan sebuah fitur untuk meminta laporan akun untuk iklan status dan saluran.

Fitur tersebut akan menawarkan kepada pengguna kemampuan untuk membuat laporan terperinci yang dapat diunduh yang berisi informasi tentang semua iklan yang telah mereka lihat di Status dan Saluran.

Laporan tersebut juga mencakup rincian seperti pengiklan yang terlibat dan tanggal penayangan iklan, dan dapat diekspor sebagai file ZIP untuk memudahkan akses, peninjauan, dan pengarsipan di luar WhatsApp.

Kini, WhatsApp sedang menguji fitur iklan baru secara publik, karena beberapa penguji beta telah melaporkan spanduk baru yang didedikasikan untuk fungsi-fungsi ini langsung dari tab Pembaruan.

Setelah rilisnya pembaruan WhatsApp beta terbaru untuk Android 2.25.21.11, WABetainfo menemukan bahwa WhatsApp meluncurkan Iklan Status dan Saluran Promosi, yang menghadirkan konten bersponsor langsung ke dalam tab
Pembaruan.

Iklan di status adalah ruang baru untuk bisnis membagikan konten untuk mendorong produk dan layanan mereka ke pengguna WhatsApp.

Baca Juga :  Behind the Scenes of Modeling: The Truth About What it Takes to be a Successful Model

Iklan ini muncul di antara unggahan status pengguna, dengan penanda konten sponsor. Pengguna WhatsApp akan melihat konten ini di sela status orang-orang yang mereka lihat.

Iklan di status dapat dengan mudah dilewati dengan mengusap pada layar. Jika iklan tertentu terasa berlebihan, pengguna memiliki opsi untuk memblokir iklan dan mencegahnya untuk muncul kembali.

Mengutip WABetainfo, Promosi Saluran bekerja dengan cara yang sama tetapi difokuskan untuk meningkatkan visibilitas saluran publik.

Ketika sebuah saluran dipromosikan, saluran tersebut akan disorot di direktori saluran, sehingga membantu saluran tersebut menjangkau audiens yang lebih luas dari pengikut potensial.

Sebagai contoh, pengguna dapat memilih untuk mempromosikan saluran baru mereka di WhatsApp, memastikan bahwa orang lain yang menjelajahi direktori melihatnya di antara hasil pencarian mereka.

Sistem ini memungkinkan kreator, merek, dan organisasi untuk mendapatkan daya tarik dengan cepat tanpa bergantung pada penemuan organik.

Promoted Channels juga menampilkan label kecil sehingga pengguna tahu bahwa mereka melihat penempatan bersponsor.

Baik Iklan Status dan Promoted Channels disebut diintegrasikan secara hati-hati ke dalam tab Pembaruan, sehingga terpisah dari obrolan pribadi, percakapan grup, komunitas, dan panggilan.

Baca Juga :  Beyond Reality: Exploring the Future of Gaming with Virtual Reality Technology

Untuk memperkenalkan fitur iklan ini, sebuah banner di tab Pembaruan mengundang pengguna untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara kerja iklan di Status dan Saluran.

Dengan mengetuk banner tersebut, pengguna akan dipandu melalui penjelasan mengenai bagaimana iklan muncul, data apa yang digunakan, dan bagaimana mereka dapat mengelola preferensi mereka.
Pendekatan proaktif ini memastikan bahwa pengguna tidak terkejut dengan kehadiran konten bersponsor.

Untuk memberikan kontrol yang lebih besar kepada pengguna, WhatsApp memperkenalkan fitur Laporan Aktivitas atau Activity Report yang secara khusus difokuskan pada iklan.

Melalui fitur ini, pengguna dapat meninjau riwayat semua iklan yang telah mereka lihat di Status dan Channels selama periode waktu tertentu.

Setiap iklan dicantumkan dengan tanggal penayangan dan nama pengiklan, sehingga memudahkan pengguna untuk mengingat promosi mana saja yang pernah berinteraksi dengan mereka.

Jika pengguna memutuskan untuk tidak lagi melihat iklan dari pengiklan tertentu, mereka dapat memblokir pengiklan tersebut secara langsung dari layar laporan atau antarmuka Status.

Namun, pengguna selalu dapat memilih untuk mengembalikan visibilitas ke pengiklan yang sebelumnya diblokir jika mereka berubah pikiran di kemudian hari.

Berita Terkait

Sempat Diblokir saat Aksi Demo, Fitur Live TikTok Kembali Aktif
Fitur Live TikTok Tiba-tiba Mendadak Hilang, Ada Apa!
Di Luar Nurul! China Berhasil Transplantasi Paru-paru Babi ke Manusia
Waspada! Obrolan dengan ChatGPT Bisa Muncul di Google
Begini Cara Mudah Mengetahui Data Pribadi Bocor atau Tidak!
Pentingnya Fitur Kids Mode, Bagi Anak Pengguna AI
Seperti Apa Transfer Data yang Disepakati RI dan AS, Hingga Jadi Polemik?
Wali Kota Sukabumi: Kominfo Harus Jadi Garda Terdepan Hadapi Ancaman Siber
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 September 2025 - 21:00 WIB

Sempat Diblokir saat Aksi Demo, Fitur Live TikTok Kembali Aktif

Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:00 WIB

Fitur Live TikTok Tiba-tiba Mendadak Hilang, Ada Apa!

Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:41 WIB

Di Luar Nurul! China Berhasil Transplantasi Paru-paru Babi ke Manusia

Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:14 WIB

Waspada! Obrolan dengan ChatGPT Bisa Muncul di Google

Senin, 28 Juli 2025 - 19:47 WIB

Begini Cara Mudah Mengetahui Data Pribadi Bocor atau Tidak!

Berita Terbaru