Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi. (Foto: Istimewa/AI)

Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi. (Foto: Istimewa/AI)

LITERASI MEDIA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi meminta dukungan orang tua untuk mendampingi anak selama penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, dan SMP pada Senin (7/9).

Kebijakan PJJ diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi sebagai langkah antisipasi menyusul dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan sebaran abu vulkanik hingga berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah, termasuk Kota Sukabumi.

Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi, mengatakan peran orang tua sangat dibutuhkan agar proses pembelajaran dari rumah tetap berjalan dengan baik.

“Kami mohon dukungan orang tua untuk mendampingi anak selama PJJ, memastikan mereka tetap mengikuti pembelajaran, sekaligus menjaga kondisi kesehatan anak. Mari bersama-sama menciptakan suasana belajar di rumah yang nyaman dan aman,” ujar Novian, kepada literasimedia.com, Senin (7/9).

Baca Juga :  Lindungi Generasi Muda, Ayep Zaki Ajak Orang Tua Sukseskan Pelaksanaan BIAS 2026

Ia juga mengimbau para siswa untuk tetap semangat mengikuti pembelajaran meski dilakukan dari rumah. Anak-anak diminta menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi udara belum sepenuhnya kondusif.

“Untuk anak-anak, tetap semangat belajar dari rumah, jaga kesehatan, kurangi aktivitas di luar rumah, dan jangan lupa ikuti PJJ dengan baik. Keselamatan kalian adalah yang utama. Tetap semangat, karena belajar bisa di mana saja,” katanya.

Diketahui, penerapan PJJ dilakukan sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan peserta didik. Pemkot Sukabumi masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi udara sebelum menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya.

Baca Juga :  UPTD PU Ciemas Gerak Cepat Bersihkan Longsor, Akses Pal Tiga Tamanjaya Kembali Normal

Di sisi lain, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tetap diminta menjalankan tugas seperti biasa. Mereka diwajibkan menggunakan masker serta menerapkan protokol kesehatan lainnya selama beraktivitas.

Kebijakan PJJ tersebut telah disampaikan Pemkot Sukabumi melalui surat kepada berbagai satuan pendidikan dengan Nomor 400.3.7/2927/DISDIKBUD/2026.

Selain kegiatan pembelajaran, Pemkot Sukabumi juga memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah kondisi tersebut.

Sekolah dipersilakan berkoordinasi dengan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masing-masing untuk menyesuaikan pelaksanaan program MBG dengan kondisi di lapangan.

Pemkot Sukabumi memastikan perkembangan kualitas udara akan terus dipantau. Hasil pemantauan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan pembelajaran dan aktivitas pendidikan berikutnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Abu Vulkanik Anak Krakatau, Lurah Gunungpuyuh Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru