Soal P2RW jadi Program Padat Karya, Begini Respon Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi

- Penulis

Senin, 11 Agustus 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PPP, Muchendra, saat diwawancarai awak media. Foto: Istimewa.

Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PPP, Muchendra, saat diwawancarai awak media. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PPP, Muchendra, mendesak Wali Kota Sukabumi untuk mengkaji ulang rencana mengubah Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) menjadi Program Padat Karya.

Ia menilai perubahan tersebut sebaiknya dilakukan mulai tahun 2026, bukan di tengah tahun anggaran berjalan. Menurutnya, anggaran P2RW tahun 2025 telah disahkan melalui mekanisme legislatif sehingga harus dijalankan sebagaimana peruntukannya.

Pemerintah beralasan perubahan dilakukan karena adanya temuan BPK, namun setelah memeriksa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, Muchendra memastikan tidak ada pelanggaran. ‎

‎“Kalau ada laporan di beberapa RW yang kurang sesuai, cukup dilakukan evaluasi dan perbaikan. Tidak ada alasan P2RW dihentikan. Program padat karya boleh dijalankan, tapi mulai tahun depan,” tegasnya, pada Senin (11/8). ‎ ‎

Baca Juga :  Kota ‎Sukabumi Jalani Verifikasi Lanjutan Kota Sehat 2025, Bidik Penghargaan Swasti Saba Wiwerda

Meski mengkritisi kebijakan tersebut, Muchendra tetap menilai pemerintahan Ayep Zaki berada di jalur yang tepat. Ia mengapresiasi komitmen menjalankan program pro-rakyat dan langkah agresif meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk kerja keras Kepala BPKPD dalam memenuhi target yang dicanangkan.

‎Terkait isu adanya pengusaha besar yang diduga mengemplang pajak, Komisi II DPRD Kota Sukabumi bersama Badan Anggaran (Banggar) masih melakukan pembahasan.

“Kami tengah mengkaji perbedaan nominal pembayaran pajak yang seharusnya A menjadi B, dan mendorong BPKPD untuk mengoptimalkan penerimaan pajak PBI,” ujarnya. ‎

‎Muchendra juga merespons positif aksi unjuk rasa mahasiswa akhir-akhir ini, meski disayangkan dilakukan saat wali kota tidak ada di tempat.

Baca Juga :  Dirut PDAM Kota Sukabumi Dicopot, Begini Penjelasan Ayep Zaki

Ia memastikan pertemuan antara wali kota dan mahasiswa sudah diagendakan, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk berdiskusi soal isu-isu strategis kota. ‎ ‎

Sebagai partai pengusung, ia menegaskan kritik yang disampaikan merupakan bentuk dukungan konstruktif demi kebaikan bersama.

“Fraksi PPP akan selalu mengingatkan wali kota jika ada kebijakan yang perlu disesuaikan, supaya semua program berjalan optimal,” ungkapnya. ‎

Muchendra berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dapat menyeimbangkan inovasi baru dengan kelanjutan program lama yang terbukti bermanfaat.

“Inovasi penting, tapi kesinambungan program juga krusial agar dampaknya dirasakan masyarakat secara nyata,” pungkasnya. (***)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru