LITERASI MEDIA – Yayasan Tidar Biru (YTB) resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tepatnya di Jalan Bencoy, RT 01/01, Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (19/8) siang.
Acara peresmian berlangsung khidmat dengan doa bersama para alim ulama, tokoh masyarakat, dan aparatur desa. Sebagai ungkapan syukur, yayasan juga menyerahkan santunan kepada anak yatim, piatu, jompo, dan dhuafa.
Ketua Yayasan Tidar Biru, Sayid Aghil, menyampaikan pendirian SPPG Mangkalaya merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Alhamdulillah hari ini kami launching sekaligus memberikan bimbingan teknis untuk relawan. Kehadiran SPPG ini diharapkan bisa membantu pemenuhan gizi anak-anak dan ibu hamil,” ujarnya.
Saat ini, terdapat 25 penerima manfaat awal yang berasal dari siswa SD, TK, PAUD, serta ibu hamil di tiga desa, yakni Mangkalaya, Cibentang, dan Cibolang. Secara keseluruhan, Yayasan Tidar Biru telah mengajukan 3.567 penerima manfaat kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
Program layanan makan bergizi akan diberikan lima hari dalam sepekan. Selain itu, Yayasan Tidar Biru juga bakal menyalurkan bantuan untuk guru ngaji, anak yatim, serta masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah SPPG.
“Kami ingin manfaat program ini dirasakan luas, tidak hanya untuk penerima langsung, tapi juga lingkungan terdekat,” kata Sayid.
Tak hanya layanan gizi, Yayasan Tidar Biru menyiapkan program beasiswa sebesar Rp500 ribu per tahun bagi pelajar dari keluarga prasejahtera. Dana beasiswa ini berasal dari pengelolaan internal yayasan, bukan dari pemerintah.
Sayid menegaskan bahwa SPPG Mangkalaya sudah terverifikasi halal dan mendapatkan pengesahan dari MUI Jawa Barat. “Insyaallah aman dan terjamin. Besok distribusi perdana akan langsung kami awasi,” pungkasnya. (Kio).









