GPM Serentak Digelar, Pemkot Sukabumi Tekan Inflasi dan Perkuat Ekosistem Pangan Nasional

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh kecamatan pada Sabtu (30/8). Kegiatan ini diawali dengan zoom meeting bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertanian, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan bazar pangan murah di titik-titik lokasi setiap kecamatan.

Seperti halnya Kecamatan Gunung Puyuh yang menggelar GPM di aula Kelurahan Gunung Puyuh. Dalam kegiatan ini juga, Bulog menyalurkan tujuh ton beras di setiap kecamatan dengan harga Rp 60 per pack, lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET)H. Hal ini guna membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menekan inflasi.

Baca Juga :  Lapas Sukabumi Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba Olahraga dan Permainan Tradisional

“Ya jadi ini adalah kegitana gerakan Pangan murah serentak atas surat edaran dari bapak Mendagri, terus kami dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) mendapat tugas kemarin, untuk menjadi pelaksana penjualan GPM di Kecamatan Gunung Puyuh,” ujar Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Sukabumi, Ferry Nur Trisnawati.

Lurah Gunung Puyuh, Maman A. Rachman, mengaku bahwa dengan keberadaan GMP ini masyarakat sangat terbantu, khususnya beras termasuk murah jika dibanding dengan harga pasaran di luar. Bahkan kebanyakan masyarakat di Kelurahan Gunung Puyuh berterima kasih kepada penyedia atau memang pihak terkait dengan adanya kegitana GPM ini.

Baca Juga :  Sekretariat DPRD dan Kejari Kota Sukabumi Jalin Kerja Sama Penanganan Hukum Perdata dan TUN

“Alhamdulillah puji syukur bahwa hari ini pasar murah digerakkan lagi. Masyarakat khususnya di Kelurahan Gunung Puyuh ini sangat terbantu,” imbuhnya.

Terkait dengan antusian masyarakat dalam kegitana ini, kata Maman, Alhamdulillah dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya yang pihaknya rasakan cukup antusias. Pasalnya dari pagi sampai siang hari ini yang belanja datang terus.

“Alhamdulillah kami juga menyediakan 400 paket setelah koordinasi dengan panitia Alhamdulillah antusias warga dalam kegiatan ini sangat antusias,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru