Tingkatkan Layanan Gawat Darurat, RSUD R Syamsudin SH Sukabumi Terapkan PSC dan SPGDT

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi kini mulai menerapkan sistem baru, yaitu me­lalui public service centre (PSC) dan sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT). Bahkan pihak rumah sakit menyiapkan ruangan khusus untuk PSC dan SPGDT.

Sistem tersebut diklaim dapat menangani pasien secara cepat tanggap, terkoordinasi, dan profesional, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih efektif.

Direktur RSUD R Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi, mengatakan bahwa sistem tersebut telah dicoba sejak 14 Oktober 2025. Melalui sistem ini, penanganan pasien juga bisa lebih terintegrasi. Artinya, ketika ada pasien rujukan dari klinik atau rumah sakit, data pasien sudah terintegrasi.

”Sistem ini diberlakukan seiring adanya sistem rujukan terintegrasi (Sisrute) dari Kemenkes. Tujuannya untuk memudahkan pelayanan terhadap pasien terintegrasi dari pelayanan prarumah sakit dan rencana rujukan dari ru­mah sakit jejaring. Pasien atau keluarganya tidak perlu lagi mencari rumah sakit yang kosong, sudah difasilitasi oleh rumah sakit yang menggunakan sistem ini,” kata Yanyan, Minggu (9/11).

Baca Juga :  Ayep Zaki Tarik Gathering Nasional FKDB ke Sukabumi, Dorong UMKM Naik Kelas

Ia mencontohkan, ketika ada pasien rujukan dari Saga­ranten, Jampang Kulon, dan rumah sakit jejaring lainnya, data rujukan sudah otomatis masuk ke operator di RSUD R Syamsudin SH. Pasien atau keluarganya tidak dibuat pusing tatkala dirujuk ke rumah sakit yang kondisinya pe­nuh.

“Beberapa hari lalu kita belum memaksimalkan sarana untuk sistem tersebut sehingga cukup banyak keluhan da­ri pasien, keluarga pasien, maupun dari rumah sakit jeja­ring tentang lamanya response time ketika merujuk pa­sien. Setelah terbentuk ruang PSC dan adanya SPGDT ini, waktu respons kita kurang dari lima menit,” ucapnya.

Baca Juga :  Jumat Berkah, Lapas Sukabumi Gelar Bakti Sosial dalam Rangka HUT RI ke-80

Menurut Yanyan, sejak diberlakukannya sistem ini, pasien rujukan yang datang bisa langsung ditangani oleh petugas medis yang sedang bertugas, khususnya petugas di IGD yang dibuka selama 24 jam. Meski demikian, dia berharap sistem pelayanan di RSUD R Syamsudin SH bisa terus ditingkatkan dengan berbagai inovasi pelayanan lainnya.

”Semoga dengan adanya ruangan PSC ini, serta sistem terintegrasi seperti SPGDT, dapat memuaskan pasien. Terutama untuk pasien-pasien yang selama ini mengalami kesusahan untuk masuk atau dirujuk ke kita. Semoga ini juga bisa memudahkan rumah sakit perujuk yang ruangan serta sumber dayanya tercukupi sesuai kondisi pasien yang dirujuk,” katanya. (Boy)

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru