LITERASIMEDIA – Dinamika politik di Kabupaten Sukabumi terus bergerak. Di tengah upaya konsolidasi internal partai, Partai Demokrat justru kedatangan wajah-wajah baru dari berbagai latar belakang. Mulai dari tokoh muda, mantan birokrat, hingga figur masyarakat yang sebelumnya berada di luar barisan partai berlambang mercy itu.
Suasana kebersamaan yang terbangun dalam agenda konsolidasi dan silaturahmi kader Demokrat Kabupaten Sukabumi menjadi momentum bergabungnya sejumlah tokoh tersebut. Mereka menyatakan siap memperkuat barisan partai dan terlibat dalam kerja-kerja politik ke depan.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi, Iman Adinugraha, menegaskan Demokrat merupakan partai yang terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi membangun daerah.
Menurutnya, bergabungnya tokoh-tokoh baru menjadi sinyal positif bahwa Demokrat semakin dipercaya sebagai rumah politik yang inklusif.
“Partai Demokrat itu inklusif, kita terbuka untuk siapa saja. Kebetulan tadi ada tokoh muda Kabupaten Sukabumi, Kang Fikri Abdul Aziz, yang sudah menyatakan masuk menjadi kader Partai Demokrat. Insyaallah beliau juga akan masuk dalam jajaran pengurus,” ujar Iman.
Tidak hanya dari kalangan muda, Demokrat juga diperkuat oleh sejumlah figur dari kalangan birokrat yang telah memasuki masa purnatugas. Salah satunya adalah Asep Abdul Wasit yang turut bergabung untuk memperkuat struktur partai di daerah.
Selain itu, sejumlah mantan camat dan tokoh masyarakat lainnya juga mulai merapat ke Demokrat. Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah pengalaman, jaringan, serta perspektif baru dalam mengembangkan partai.
Bagi Iman, keberagaman latar belakang tersebut justru menjadi kekuatan. Ia menilai partai politik tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
“Jadi saya kira kita sangat terbuka terhadap masuknya tokoh-tokoh bangsa maupun tokoh daerah. Tujuannya tentu untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi pada umumnya dan Kota Sukabumi,” katanya.
Ia menambahkan, semakin banyak tokoh yang bergabung juga menjadi bagian dari proses konsolidasi jangka panjang Partai Demokrat dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
Menurutnya, Demokrat Kabupaten Sukabumi memiliki target besar untuk menjadi kekuatan politik yang lebih dominan pada Pemilu 2029.
“Insyaallah kita punya target Demokrat memenangkan di 2029. Target kita bagaimana Demokrat itu menjadi partai pemenang,” tegasnya.
Meski begitu, Iman menyebut dinamika sistem politik nasional masih terus berkembang. Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah pemilihan kepala daerah ke depan tetap dipilih langsung oleh rakyat atau kembali melalui mekanisme DPRD.
Maka dari itu, Partai Demokrat memilih untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan dengan memperkuat struktur organisasi serta membuka ruang seluas-luasnya bagi tokoh masyarakat yang ingin bergabung.
“Apapun sistemnya nanti, Partai Demokrat harus sudah siap. Karena itu kita membuka pintu bagi siapa saja yang ingin bersama-sama membangun Sukabumi,” pungkasnya. (kio).









