KNPI Kota Sukabumi Diharap Tetap Satu, Olan Tekankan Pentingnya Kebersamaan

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh pemuda sekaligus mantan Ketua PK KNPI Cibereum, Olan Ujang Dani Ramdani. Foto: Istimewa

Tokoh pemuda sekaligus mantan Ketua PK KNPI Cibereum, Olan Ujang Dani Ramdani. Foto: Istimewa

LITERASI MEDIA – Tokoh pemuda sekaligus mantan Ketua Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Cibereum, Olan Ujang Dani Ramdani, menegaskan pentingnya menjaga persatuan organisasi kepemudaan di Kota Sukabumi di tengah dinamika yang terjadi di tubuh KNPI.

Menurut Olan, keberadaan berbagai versi KNPI di tingkat nasional tidak seharusnya menjadi persoalan yang memperkeruh situasi di daerah. Ia menilai, yang lebih penting adalah bagaimana organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Sukabumi tetap solid dan memiliki arah yang jelas dalam berorganisasi.

“Biarkan di tingkat nasional ada banyak versi KNPI, entah puluhan atau belasan. Yang penting, di Kota Sukabumi, OKP sudah matang dan terbukti dengan telah dilaksanakannya 16 kali Musda,” kata Olan, kepada awak media, Selasa (21/4).

Baca Juga :  Perda Larangan Mihol Ada, Tapi Tak Jalan? Ormas Sukabumi Bongkar Fakta di Lapangan

Ia juga menekankan, KNPI merupakan wadah strategis bagi para pemuda untuk belajar berorganisasi, berproses, dan membangun kepemimpinan. Karena itu, menurutnya, dualisme kepemimpinan justru hanya akan melemahkan peran KNPI sebagai candradimuka bagi OKP.

“KNPI ini adalah tempat belajar bagi OKP. Jadi buat apa ada dualisme kalau pada akhirnya justru memecah kekuatan pemuda itu sendiri,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia menyayangkan jika masih terjadi dualisme yang justru berpotensi melemahkan fungsi KNPI itu sendiri. Menurutnya, dualisme hanya akan mempersempit ruang gerak pemuda dalam berkontribusi.

Baca Juga :  Pemkot dan Kemenag Gelar Rapat Persiapan Keberangkatan Jemaah Haji

“Kalau terpecah, energi kita habis untuk konflik. Padahal seharusnya fokus pada karya dan kontribusi nyata,” ucapnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen pemuda di Kota Sukabumi untuk kembali pada semangat awal, yakni membangun kebersamaan demi kepentingan yang lebih besar. Dengan begitu, stabilitas dan keharmonisan di Kota Sukabumi dapat terus terjaga.

“Harapannya, kita bisa menjaga keutuhan dan kedamaian. Kepentingan bersama jauh lebih penting daripada kepentingan individu,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Mei 2026, Kota Sukabumi Lampaui Capaian Provinsi dan Nasional dalam Pengendalian Inflasi
Di Tengah Sorotan Kebersihan Alun-Alun, DLH Ungkap Fakta Soal Retribusi Pedagang
Capai Target Bebas Rabies 2030, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Inovasi SINAR
Revitalisasi Pedestrian Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi Telan Anggaran Rp2,4 Miliar
Libatkan Warga Binaan, Lapas Sukabumi Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan
Bayar Iuran, Tapi Sampah Diangkut Sesuka Waktu? Keluhan Pedagang Alun-Alun Sukabumi Jadi Sorotan
Kota Sukabumi Raih Penghargaan Terbaik II Pengendalian Inflasi Tingkat Jawa-Bali
Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, RS Bunut Gelar Temu Pelanggan dan Evaluasi Mitra FKTP
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:44 WIB

Mei 2026, Kota Sukabumi Lampaui Capaian Provinsi dan Nasional dalam Pengendalian Inflasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:06 WIB

Di Tengah Sorotan Kebersihan Alun-Alun, DLH Ungkap Fakta Soal Retribusi Pedagang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:46 WIB

Capai Target Bebas Rabies 2030, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Inovasi SINAR

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:47 WIB

Revitalisasi Pedestrian Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi Telan Anggaran Rp2,4 Miliar

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:32 WIB

Libatkan Warga Binaan, Lapas Sukabumi Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru