LITERASI MEDIA – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi terus berupaya meningkatkan optimalisasi penerimaan Pajak Air Tanah (PAT) melalui pemanfaatan teknologi.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar pertemuan dengan penyedia water meter ultrasonik di Ruang Rapat BPKPD Kota Sukabumi.
Pertemuan tersebut membahas penerapan smart water monitoring system berbasis water meter ultrasonik yang dinilai mampu meningkatkan akurasi pencatatan penggunaan air tanah sekaligus mendukung pengelolaan pajak daerah secara lebih efektif.
Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Sandra Utama Teguh, mengatakan teknologi water meter ultrasonik memungkinkan pemantauan penggunaan air dilakukan secara otomatis, akurat, dan real-time.
Dengan sistem tersebut, kata dia, data penggunaan air dapat tercatat secara lebih transparan sehingga berpotensi meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengelolaan Pajak Air Tanah.
“Teknologi ini diharapkan mampu mendukung transparansi pencatatan penggunaan air sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan Pajak Air Tanah,” ujar Sandra.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu strategi dalam memperkuat tata kelola pendapatan daerah di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin modern.
Melalui kolaborasi dengan penyedia teknologi, BPKPD Kota Sukabumi berupaya mengoptimalkan potensi penerimaan pajak daerah, khususnya dari sektor Pajak Air Tanah, sekaligus mendorong sistem administrasi yang lebih akuntabel dan efisien.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mengembangkan tata kelola pemerintahan berbasis inovasi, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih transparan, modern, dan dapat dipertanggungjawabkan. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









