LITERASIMEDIA.COM – Riuh sorak penonton, dentuman musik, dan sorot lampu yang menyorot octagon, semuanya seperti kembali hidup dalam ingatan. Sukabumi Nyerenteng bukan sekadar event, melainkan ruang di mana keberanian diuji dan mimpi para petarung menemukan panggungnya. Kini, semangat itu kembali menyala lewat Sukabumi Nyerenteng Volume 2 yang siap digelar dengan konsep lebih segar: sport dan entertainment dalam satu kemasan.
Sejak awal Mei 2026, pendaftaran telah dibuka bagi siapa saja yang ingin merasakan atmosfer pertarungan sesungguhnya. Dengan biaya registrasi Rp300 ribu, para peserta bisa mendaftarkan diri melalui tautan yang tersedia di akun Instagram resmi @sukabumi.nyerenteng. Pendaftaran ini akan ditutup pada 15 Juni, menjadi penanda dimulainya perjalanan baru bagi para fighter lokal yang ingin unjuk kemampuan.
Ketua Panitia, Anggi Sendrayogi, menyebut edisi kali ini dirancang lebih inklusif dan meriah. Tak hanya atlet, panggung juga terbuka bagi berbagai latar belakang, mulai dari influencer, barista, selebgram, hingga owner kafe, yang siap bertarung di 10 partai main event. “Kami ingin menghadirkan tontonan yang seru sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang mencintai combat sport,” ujarnya.
Di kategori amatir, sebanyak 80 slot disiapkan dengan dua kelas utama, yakni striking dan freestyle boxing. Bagi banyak peserta, ini bukan sekadar pertandingan, tetapi kesempatan pertama untuk merasakan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya, tempat di mana teknik, mental, dan keberanian diuji dalam satu waktu.
Jika menengok edisi sebelumnya, Sukabumi Nyerenteng telah membuktikan diri sebagai panggung yang hidup. Ratusan peserta ambil bagian, mayoritas dari Sukabumi, menunjukkan bahwa kota ini menyimpan potensi besar di dunia bela diri. Dari mereka yang awalnya hanya berlatih di gym sederhana, hingga yang akhirnya berani melangkah ke dalam octagon, semua punya cerita yang sama: ingin berkembang dan diakui.
Lebih dari sekadar pertandingan, Nyerenteng adalah gerakan. Ia meruntuhkan sekat antar cabang olahraga, kick boxing, MMA, muaythai, hingga boxing, dan menyatukannya dalam satu energi kolektif. Di sinilah sport bukan hanya soal menang atau kalah, tapi tentang perjalanan, disiplin, dan rasa saling menghargai.
Anggi menegaskan, misi utama dari event ini adalah memajukan combat sport di Sukabumi dengan menyediakan wadah yang nyata bagi para pecintanya. “Kami ingin Sukabumi punya panggung sendiri. Dari sini, kita bisa melahirkan petarung-petarung yang siap melangkah ke level lebih tinggi,” katanya.
Kini, panggung itu kembali dibuka.
Bagi kamu yang selama ini hanya menonton, mungkin ini saatnya melangkah. Bagi yang sudah berlatih diam-diam, ini waktunya membuktikan. Dan bagi penikmat olahraga, ini adalah kesempatan menyaksikan lahirnya energi baru dari Sukabumi. Daftarkan dirimu, rasakan atmosfernya, dan jadilah bagian dari cerita besar Sukabumi Nyerenteng Vol. 2. (kio)









