LITERASI MEDIA – Pertandingan sarat gengsi antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung dipastikan batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Duel klasik Liga Indonesia tersebut akhirnya dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, dan tetap akan berlangsung pada Minggu (10/5).
Kepastian pemindahan venue ini mengakhiri spekulasi panjang terkait lokasi pertandingan yang sejak awal direncanakan berlangsung di Jakarta. Antusiasme suporter The Jakmania sebelumnya sudah tinggi menyambut laga kandang Persija melawan rival abadinya tersebut.
Namun, harapan itu kembali pupus. Sejak beberapa hari sebelum pertandingan, muncul kabar bahwa laga berpotensi tidak mendapat izin penggunaan GBK. Salah satu alasan yang mencuat adalah kondisi rumput stadion yang disebut ingin dijaga menjelang agenda pertandingan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni mendatang.
Isu tersebut sempat memunculkan dugaan bahwa PSSI tidak memberikan restu penggunaan stadion nasional tersebut. Namun, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, membantah kabar itu dan menegaskan kondisi lapangan masih sangat layak digunakan.
“Tidak ada masalah GBK digunakan untuk pertandingan Super League, termasuk Persija melawan Persib,” ujarnya.
Situasi berubah drastis mendekati hari pertandingan. Meski sebelumnya pihak kepolisian dan federasi disebut telah memberi lampu hijau, izin penyelenggaraan akhirnya dibatalkan pada H-4 laga dengan pertimbangan keamanan dan tingginya agenda di Jakarta sepanjang Mei.
Direktur I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa berbagai opsi stadion sempat dipertimbangkan, khususnya di Pulau Jawa. Namun, hampir seluruh alternatif dinilai sulit mendapatkan izin apabila pertandingan digelar dengan kehadiran penonton.
“Kami sudah mencoba mencari berbagai alternatif venue di Pulau Jawa, tetapi situasinya belum memungkinkan,” katanya.
Panitia pelaksana Persija juga sempat menjajaki Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya. Bahkan, dukungan dari panitia lokal dan suporter Bonek disebut cukup positif. Namun, pertandingan hanya diizinkan tanpa penonton sehingga opsi itu akhirnya dibatalkan.
Pilihan lain seperti Bali pun tidak bisa digunakan karena berbenturan dengan jadwal pertandingan klub lain.
Setelah sejumlah opsi gugur, panitia akhirnya menghubungi Borneo FC untuk menggunakan Stadion Segiri di Samarinda. Permintaan tersebut mendapat respons positif, termasuk dari pihak kepolisian setempat yang mengizinkan laga berlangsung dengan penonton.
Dengan demikian, duel Persija kontra Persib resmi dipindahkan ke Samarinda dengan jadwal kick-off tetap pukul 15.30 WIB.
Laga ini diprediksi tetap menyedot perhatian besar publik sepak bola nasional mengingat rivalitas panjang kedua tim yang kerap disebut sebagai “El Clasico Indonesia”. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









