Dulu Penuh Sampah dan PKL, Kini Lapang Merdeka Kota Sukabumi Berubah Total

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah personel Satpam yang bertugas menjaga ketertiban dan kenyamanan di kawasan Lapang Merdeka Kota Sukabumi. (Istimewa)

Sejumlah personel Satpam yang bertugas menjaga ketertiban dan kenyamanan di kawasan Lapang Merdeka Kota Sukabumi. (Istimewa)

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kini telah menempatkan personel Satuan Pengamanan (Satpam) di kawasan Lapang Merdeka sebagai upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu menciptakan suasana kawasan olahraga yang lebih tertib, bersih, dan nyaman digunakan warga.

Langkah penataan ini dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah. Meski demikian, Pemkot Sukabumi tetap berupaya menjaga fungsi Lapang Merdeka sebagai ruang terbuka publik sekaligus pusat aktivitas olahraga masyarakat.

Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi, dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah, mengatakan kehadiran satpam bertujuan memastikan kawasan Lapang Merdeka digunakan sesuai peruntukannya.

Baca Juga :  Modus Event Palsu, Pria di Sukabumi Tipu Ratusan Peserta ‘Kids Star Casting 2026'

“Per 1 Mei lalu, ada 15 tenaga security yang ditugaskan di Lapang Merdeka dan dibagi dalam tiga shift selama 24 jam,” ujar Fajar, belum lama ini.

Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB, kemudian dilanjutkan shift kedua pukul 15.00 sampai 23.00 WIB, serta shift malam pukul 23.00 hingga 07.00 WIB.

Menurut Fajar, salah satu dampak paling terlihat setelah adanya pengamanan adalah berkurangnya volume sampah di kawasan Lapang Merdeka. Hal itu terjadi karena petugas dapat mengarahkan pedagang kaki lima (PKL) agar tidak berjualan di area inti lapangan.

“Kita melihat sebelum ada security, salah satu penyumbang terbesar sampah berasal dari aktivitas PKL. Dalam satu minggu bisa mencapai sekitar 13 ton sampah plastik,” katanya.

Baca Juga :  RS Bunut Meriahkan Nganjang ka Warga Dedi Mulyadi Melalui Khitanan Massal

Namun setelah pengawasan diperketat, volume sampah disebut turun signifikan hingga berada di kisaran 5 sampai 6 ton per minggu.

“Dengan adanya tenaga security yang mengarahkan PKL agar tidak berjualan di dalam kawasan, jumlah sampah mengalami penurunan cukup besar,” tambahnya.

Selain menjaga kebersihan, keberadaan petugas keamanan juga dinilai membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat yang memanfaatkan Lapang Merdeka untuk berolahraga maupun aktivitas keluarga.

Pemkot Sukabumi melalui DPUTR menegaskan akan terus melakukan penataan kawasan Lapang Merdeka secara bertahap guna meningkatkan kualitas fasilitas publik dan kenyamanan masyarakat.

“Ke depan, penataan kawasan akan terus dilakukan agar Lapang Merdeka semakin nyaman dan representatif sebagai ruang publik masyarakat Kota Sukabumi,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dugaan Kebocoran PAD Jadi Sorotan, DPRD Berencana Sidak Pajak Restoran
Kurun 4 Bulan! 138 Bencana di Kota Sukabumi Sebabkan Kerugian Capai Rp5,4 Miliar
Program Sosial RS Bunut Bantu Pasien Bibir Sumbing Dapatkan Harapan Baru
Sampah Menggunung di Brawijaya Viral, Lurah Gunungpuyuh Libatkan Linmas untuk Jaga Lokasi
Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukabumi Ditangkap, Dua Lainnya Masih Buron
Muscab Pramuka 2026, Wali Kota Sukabumi Soroti Pentingnya Pembinaan Karakter Pelajar
Kota Sukabumi Kucurkan Rp681 Juta untuk Jaminan BPJS Pekerja Rentan
Mutasi Besar di Polres Sukabumi Kota, Kasat Reskrim hingga Sejumlah Kapolsek Berganti
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:00 WIB

Dugaan Kebocoran PAD Jadi Sorotan, DPRD Berencana Sidak Pajak Restoran

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:29 WIB

Kurun 4 Bulan! 138 Bencana di Kota Sukabumi Sebabkan Kerugian Capai Rp5,4 Miliar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:43 WIB

Dulu Penuh Sampah dan PKL, Kini Lapang Merdeka Kota Sukabumi Berubah Total

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:08 WIB

Program Sosial RS Bunut Bantu Pasien Bibir Sumbing Dapatkan Harapan Baru

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:36 WIB

Sampah Menggunung di Brawijaya Viral, Lurah Gunungpuyuh Libatkan Linmas untuk Jaga Lokasi

Berita Terbaru