Sampah Menggunung di Brawijaya Viral, Lurah Gunungpuyuh Libatkan Linmas untuk Jaga Lokasi

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kelurahan Gunungpuyuh melibatkan petugas Linmas untuk menjaga area pembuangan sampah liar di Jalan Brawijaya Kota Sukabumi. (Istimewa)

Pemerintah Kelurahan Gunungpuyuh melibatkan petugas Linmas untuk menjaga area pembuangan sampah liar di Jalan Brawijaya Kota Sukabumi. (Istimewa)

LITERASI MEDIA – Tumpukan sampah yang menggunung di Jalan Brawijaya RT 01/02, Kel/Kec. Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, menjadi sorotan publik setelah videonya ramai beredar di media sosial.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kelurahan Gunungpuyuh mulai mengambil langkah penanganan dengan melibatkan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) untuk menjaga area dari aksi pembuangan sampah liar.

Lurah Gunungpuyuh, Mamat, mengatakan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah semata. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Masalah sampah ini harus menjadi tanggung jawab bersama. Kalau masyarakat tidak ikut menjaga, maka persoalan seperti ini akan terus berulang,” kata Mamat kepada wartawan.

Ia menjelaskan, sampah yang menumpuk di lokasi tersebut didominasi limbah rumah tangga, seperti plastik dan sisa kebutuhan harian warga. Kondisi itu disebut sudah berlangsung cukup lama dan membutuhkan penanganan berkelanjutan.

Baca Juga :  Sekretariat DPRD dan Kejari Kota Sukabumi Jalin Kerja Sama Penanganan Hukum Perdata dan TUN

“Mayoritas merupakan sampah rumah tangga. Penumpukan ini bukan terjadi sekali dua kali, tetapi sudah cukup lama,” ujarnya.

Untuk menekan volume sampah, pihak kelurahan terus melakukan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Edukasi dilakukan melalui program bank sampah hingga ajakan memilah sampah rumah tangga sebelum dibuang.

Selain itu, pemerintah kelurahan juga menerapkan aturan jam buang sampah yang hanya diperbolehkan mulai pukul 18.00 WIB hingga 06.00 WIB guna mencegah penumpukan di luar jadwal yang telah ditentukan.

Meski demikian, Mamat mengungkapkan bahwa pelanggaran masih kerap terjadi. Bahkan, menurutnya, sebagian besar pelaku pembuangan sampah liar diduga berasal dari luar wilayah Kelurahan Gunungpuyuh.

“Ini yang menjadi tantangan. Banyak yang membuang sampah bukan warga sekitar,” katanya.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kota Sukabumi Tegur BPKPD Soal Pergeseran Anggaran Tanpa Koordinasi

Sebagai langkah antisipasi, lokasi penumpukan sampah kini dijaga petugas Linmas untuk mengawasi aktivitas warga, terutama pada malam hingga dini hari. Pengawasan diperketat lantaran kawasan tersebut belum memiliki Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Sementara itu, warga sekitar bernama Yayan menilai masyarakat setempat sebenarnya sudah cukup memahami aturan pembuangan sampah. Ia menduga tumpukan sampah berasal dari orang luar yang sengaja membuang sampah di lokasi tersebut.

“Kalau warga sini sebagian besar sudah tahu aturan. Biasanya yang buang sampah itu orang luar, datang malam atau menjelang subuh,” ujarnya.

Pemerintah Kelurahan Gunungpuyuh berharap langkah pengawasan yang dilakukan bersama Linmas dapat menekan praktik pembuangan sampah sembarangan dan menjaga lingkungan tetap bersih. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru