Soal Tower XL Tak Berizin di Karang Tengah Kota Sukabumi, Warga Murka?

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan tower telekomunikasi milik perusahaan XL yang berlokasi di Kampung Ciseupan RT 04/04, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Foto: Istimewa.

Bangunan tower telekomunikasi milik perusahaan XL yang berlokasi di Kampung Ciseupan RT 04/04, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Pembangunan sebuah tower telekomunikasi milik perusahaan XL di Kampung Ciseupan RT 04/04, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, kini menuai polemik warganet pasca petugas gabungan mendatangi lokasi tower.

Dikutip dari berbagai sumber, syarat radius izin tower telekomunikasi di Indonesia umumnya mewajibkan persetujuan warga dalam radius 1,5 kali tinggi menara atau sekitar 125%-150% dari ketinggian. Sosialisasi objektif wajib dilakukan bersama aparat desa/camat setempat, dan ada jarak aman minimal 10 meter dari bangunan terdekat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik bangunan tower yang sudah berdiri tersebut tidak melakukan sosialisasi terkait pembangunan terhadap warga sekitar, bahkan pembangunannya juga belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Itu di dekat rumah saya.
Saya juga orang dekat tidak tahu.
tiba-tiba ada pembangunan tower.
tolong pemerintah setempat cepat bertindak, karena tower tersebut tidak ada sosialisasi ke warga,” tulis salah satu akun media sosial, pada Selasa (3/3).

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Soroti PDAM TBW Soal Tingginya Angka Kebocoran Air

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Muhammad Sahid, membenarkan bahwa pihaknya tidak menemukan dokumen perizinan atas pembangunan tower tersebut. Ia mengaku telah melakukan pengecekan langsung ke sistem perizinan setelah menerima laporan.

“Sudah dicek oleh teman-teman, belum ada izinnya. Di sistem juga tidak tercatat. Hal ini sudah saya sampaikan kepada kepala dinas dan juga diinformasikan kepada DPRD,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Sebuah bangunan tower telekomunikasi milik perusahaan XL di Kampung Ciseupan RT 04/04, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, kini terancam disegel. Pasalnya bangunan tower yang sudah berdiri tersebut hingga saat ini belum mengantongi izin PBG.

Baca Juga :  Apel Perdana dan Peluncuran Nasabah Bank Sampah Setda, Wali Kota Ajak Bangun Sukabumi Lebih Bercahaya

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Perizinan DPMPTSP Kota Sukabumi, Saefulloh, usai mendatangi lokasi bangun tower, bersama dengan petugas gabungan dari Dinas Satpol PP dan Damkar, DPUTR, serta aparatur wilayah setempat, pada Senin (2/3) kemarin.

“Ya, jadi hari ini kita bersama-sama mendatangi lokasi bangunan tower ini. Jadi kita coba untuk persuasif kepada pihak perusahaan tower ini yang belum mengantongi izin PBG. Nah kita coba sementara ini untuk dihentikan dahulu pekerjaannya karena belum memiliki izin resmi,” ujar Saefulloh. (Boy)

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru