Di Balik Selebrasi HUT ke-112, PMII Sukabumi Ungkap Sejumlah PR Pembangunan Kota

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Organisasi mahasiswa yang tergabung dalam PC PMII Kota Sukabumi saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Sukabumi, pada Kamis (23/4). Foto: Boy

Organisasi mahasiswa yang tergabung dalam PC PMII Kota Sukabumi saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Sukabumi, pada Kamis (23/4). Foto: Boy

LITERASI MEDIA – Memasuki usia ke-112 tahun, Kota Sukabumi yang dikenal dengan slogan “Kota Bersih Lahir dan Batin” dihadapkan pada berbagai catatan kritis terkait arah pembangunan. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Sukabumi menilai masih terdapat kesenjangan antara narasi pembangunan dengan kondisi faktual di lapangan.

Dalam momentum hari jadi ini, PMII menegaskan bahwa peringatan HUT tidak boleh hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan harus menjadi titik evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan capaian pembangunan daerah.

“Tanpa evaluasi yang jujur dan komitmen yang kuat, berbagai persoalan hanya akan menjadi siklus berulang tanpa solusi nyata,” ujar Ketua PC PMII Kota Sukabumi, Fahmi Fauzi, kepada literasimedia.com, Kamis (23/4).

PMII juga menyoroti sejumlah prioritas pembangunan Kota Sukabumi periode 2025–2030 yang meliputi peningkatan PAD, kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penataan kota, serta penguatan nilai dan inklusivitas pembangunan. Namun, menurut mereka, implementasi di lapangan dinilai belum optimal, terutama di wilayah pinggiran kota yang masih menghadapi berbagai persoalan.

Baca Juga :  Revitalisasi Pedestrian Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi Telan Anggaran Rp2,4 Miliar

Sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian di antaranya persoalan sampah di TPA Cikundul, krisis ruang terbuka hijau, tata kelola wilayah, ketimpangan sosial, hingga lemahnya pelayanan publik. Selain itu, PMII juga menyoroti kondisi UMKM di tengah ekspansi bisnis waralaba, kesejahteraan guru PPPK, hingga persoalan kekerasan seksual dan pemberdayaan perempuan.

Berdasarkan temuan tersebut, PMII merumuskan 11 tuntutan pokok kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Di antaranya percepatan penanganan sampah di TPA Cikundul, perluasan ruang terbuka hijau, perbaikan infrastruktur, peningkatan fasilitas pendidikan, perlindungan UMKM, penataan parkir dan pemberantasan pungli, penyediaan hunian layak, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi Bahas Raperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan

Selain itu, terdapat dua tuntutan mendesak yang juga disampaikan, yakni mendorong DPRD Kota Sukabumi untuk melakukan audit terhadap seluruh SKPD, serta mendesak Wali Kota Sukabumi untuk menggelar dialog publik guna menjawab seluruh tuntutan tersebut secara terbuka.

PMII menegaskan bahwa tuntutan ini merupakan bentuk partisipasi aktif mahasiswa sebagai bagian dari kontrol sosial dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada masyarakat.

“HUT ke-112 harus menjadi momentum perbaikan, bukan sekadar selebrasi. Kami menunggu keberanian pemerintah untuk menjawab tuntutan ini di ruang dialog terbuka,” tegas mereka.

PMII juga memberikan batas waktu 7×24 jam bagi Pemkot Sukabumi untuk merespons tuntutan tersebut sebagai bentuk keseriusan dalam membangun komunikasi dan transparansi dengan masyarakat. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru