Dugaan Kebocoran PAD Jadi Sorotan, DPRD Berencana Sidak Pajak Restoran

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PPP, Muchendra. (Istimewa)

Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PPP, Muchendra. (Istimewa)

LITERASI MEDIA – Komisi II DPRD Kota Sukabumi berencana turun langsung melakukan pengawasan terhadap sejumlah rumah makan besar di Kota Sukabumi menyusul dugaan kebocoran pajak restoran yang dinilai berdampak pada tidak optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah tersebut akan dilakukan bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi melalui metode uji petik untuk mencocokkan omzet riil usaha dengan laporan pajak yang disetorkan ke pemerintah daerah.

Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PPP, Muchendra, mengatakan pengawasan akan dilakukan dengan membagi tim yang turun langsung ke lapangan guna memantau aktivitas usaha rumah makan secara langsung.

“Ya nanti kita jadwalkan. Jadi nanti kami akan melihat langsung omzet sebenarnya di lapangan,” ujar Muchendra kepada literasimedia.com, Sabtu (16/5).

Menurutnya, DPRD menemukan adanya indikasi ketidaksesuaian antara pajak yang dipungut dari konsumen dengan nilai yang dilaporkan kepada pemerintah daerah. Padahal, setiap transaksi makanan dan minuman di restoran dikenakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sebesar 10 persen yang wajib disetorkan ke kas daerah.

Baca Juga :  Dibalik PAD Kota Sukabumi, Juru Parkir Masih Menanti Peningkatan Kesejahteraan

“Omzetnya besar, tapi laporannya ke BPKPD kecil. Ini yang akan kami benahi,” tegasnya.

Muchendra menjelaskan, langkah pengawasan tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat kerja Komisi II DPRD bersama mitra kerja beberapa waktu lalu yang membahas optimalisasi PAD dan evaluasi kinerja pendapatan daerah hingga kuartal pertama 2026.

Dalam pembahasan itu, sektor pajak restoran menjadi salah satu perhatian utama DPRD karena dinilai belum memberikan kontribusi maksimal terhadap PAD Kota Sukabumi.

“Yang paling menyita perhatian kami adalah peningkatan PAD Kota Sukabumi sampai kuartal pertama ini sudah sejauh mana,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Panggil Disporapar Soal Kerusakan Stadion Surya Kencana Usai Konser

Ia menyebut, dari hasil evaluasi sementara, penerimaan dari sektor pajak restoran masih jauh dari ekspektasi Komisi II DPRD.

“Kita belum masuk ke pajak hotel, baru pajak restoran. Dan ternyata di pajak restoran itu tidak sesuai dengan ekspektasi kita,” ujarnya.

Tak hanya restoran, Komisi II DPRD juga berencana memperluas pengawasan ke sektor pajak hotel serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang dinilai rawan manipulasi nilai transaksi.

Menurut Muchendra, penghitungan BPHTB yang selama ini mengacu pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dinilai masih memiliki celah penyimpangan karena nilai transaksi sebenarnya kerap tidak dilaporkan secara riil.

“Karena kita mengacu ke transaksi, transaksi ini rawan disalahgunakan. Makanya kami akan mendampingi BPKPD hingga ke notaris untuk mengawasi transaksi tersebut,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru