Korban Pengeroyokan di Sukabumi Meninggal, Polisi Selidiki Motif dan Pelaku

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanit Reskrim Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota, AKP Hendra Gunawan, saat diwawancarai awak media, Sabtu (2/5). (Boy)

Kanit Reskrim Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota, AKP Hendra Gunawan, saat diwawancarai awak media, Sabtu (2/5). (Boy)

LITERASI MEDIA – Seorang pria berinisial RZ (30) meninggal dunia setelah menjadi korban dugaan penganiayaan secara bersama-sama oleh lebih dari dua orang pelaku. Peristiwa tersebut terjadi di depan pool bus MGI, wilayah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (2/5), sekitar pukul 17.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota, AKP Hendra Gunawan, menyatakan bahwa kasus dugaan penganiayaan ini masih dalam tahap pendalaman.

“Kami baru menerima laporan, dan saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta kronologi pasti kejadian,” ujar AKP Hendra, kepada awak media, di Mapolsek Sukaraja.

Ia menjelaskan, saat itu korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Rencananya, autopsi terhadap jenazah korban akan dilakukan pada Minggu guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Baca Juga :  Audiensi dengan Kementerian Komdigi, Wali Kota Sukabumi Usulkan Program Internet Gratis

“Ya sempat dibawa ke RS Hermina yang jaraknya dekat tapi tidak tertolong, dan sekarang kita lagi menunggu karena besok akan dilaksanakan autopsi,” katanya.

Pihaknya kini berkoordinasi dengan jajaran Polres Sukabumi Kota, termasuk Kasatreskrim, dan akan menurunkan tim Jatanras untuk mempercepat pengungkapan kasus.

Sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian juga tengah diperiksa untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

“Kita sedang melakukan koordinasi dengan Polres, dengan Kasatreskrim, dan akan menerjunkan tim Jatanras dari Polres bersama kita untuk mendalami apa motif dan kejadian yang sebenarnya yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan beberapa luka pada tubuh korban, di antaranya luka tusukan di bagian punggung serta luka akibat benturan benda tumpul di wajah.

Baca Juga :  Suhud Jaya Kusuma Serap Aspirasi Warga Soal TPS dan SPMB dalam Reses Masa Sidang III

Aparat juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pisau karter, sepeda motor yang digunakan korban untuk aktivitas sehari-hari.

“Sementara untuk barang bukti yang sudah berhasil kami amankan, yaitu karter, kemudian motor korban, dan kita juga lagi mencari barang bukti lainnya yang mungkin ada di sekitar TKP,” ungkapnya.

Terkait identitas para pelaku, polisi belum dapat memastikan apakah mereka merupakan calo, pengamen, atau pihak lain.

“Kami masih mendalami dan memeriksa saksi-saksi. Mudah-mudahan segera mengarah kepada para pelaku,” jelas petugas.

Selain itu, polisi juga menelusuri kemungkinan keterkaitan antara kejadian ini dengan insiden keributan yang terjadi di lokasi yang sama pada malam sebelumnya.

“Memang ada laporan keributan sebelumnya, namun kami masih mendalami apakah ada hubungan atau ini merupakan kejadian yang terpisah,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru