Cleansing Data LBS Kota Sukabumi Jadi Langkah Strategis Lindungi Lahan Pertanian

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi mengikuti Rapat Pembahasan Usulan Lahan Baku Sawah (LBS) Cleansing Kota Sukabumi secara hybrid bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya penyempurnaan data Lahan Baku Sawah (LBS) yang akan dijadikan dasar dalam penyusunan usulan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Penyelarasan data dinilai penting untuk memastikan informasi mengenai lahan pertanian di Kota Sukabumi akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga :  Apel Perdana dan Peluncuran Nasabah Bank Sampah Setda, Wali Kota Ajak Bangun Sukabumi Lebih Bercahaya

Melalui proses cleansing data, pemerintah berupaya menghasilkan basis data yang valid sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan penataan ruang yang berkelanjutan.

Selain itu, data yang akurat diharapkan mampu menjaga keberadaan lahan pertanian produktif dari alih fungsi lahan yang tidak terkendali.

Kegiatan tersebut juga mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam memperkuat perencanaan tata ruang berbasis data.

Kolaborasi lintas instansi menjadi langkah strategis untuk mendukung perlindungan lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di masa mendatang.

Baca Juga :  82 ASN Dinas PU Sukabumi Jalani Tes Urine, Seluruhnya Negatif Narkoba

Bappeda Kota Sukabumi menilai penyempurnaan data Lahan Baku Sawah merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

Dengan data yang lebih akurat, proses perencanaan pembangunan diharapkan semakin efektif serta mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan pelestarian lahan pertanian.

Perencanaan yang matang dan berbasis data menjadi investasi jangka panjang dalam mewujudkan ketahanan pangan, menjaga keberlanjutan sektor pertanian, serta menjamin ketersediaan lahan produktif bagi generasi mendatang. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

400 Personel Gabungan Kawal Aksi Unjuk Rasa Aliansi Gema di Sukabumi
Ayep Zaki: Semangat Sumpah Pemuda Harus Bermuara pada Pemerataan Kemakmuran
TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:12 WIB

400 Personel Gabungan Kawal Aksi Unjuk Rasa Aliansi Gema di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Ayep Zaki: Semangat Sumpah Pemuda Harus Bermuara pada Pemerataan Kemakmuran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Berita Terbaru