LITERASI MEDIA – Pemerintah Kelurahan Gunungpuyuh, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak paparan abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.
Lurah Gunungpuyuh, Mamat, mengingatkan warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Penggunaan pelindung mata juga dianjurkan apabila kondisi abu vulkanik cukup tebal.
“Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan. Sementara itu, pintu, jendela, dan ventilasi rumah sebaiknya ditutup untuk mencegah abu masuk ke dalam ruangan,” ujar Mamat, kepada literasimedia.com, Senin (7/9).
Selain itu, apabila tubuh, wajah, atau mata terkena abu vulkanik, warga diimbau segera membersihkannya menggunakan air bersih. Kebersihan tubuh dan lingkungan juga perlu menjadi perhatian selama terjadi paparan abu.
Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan, pengendara diminta mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan. Abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang sekaligus membuat permukaan jalan menjadi licin.
“Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menyapu abu vulkanik dalam kondisi kering. Karena abu sebaiknya terlebih dahulu dibasahi agar tidak beterbangan dan terhirup,” jelasnya.
Lebih lanjut, warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak kelurahan atau instansi terkait apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
“Jaga diri, jaga keluarga, dan yang paling penting tetap menggunakan masker, karena masker melindungi kita semua,” pesannya.
Pemerintah Kelurahan Gunungpuyuh berharap masyarakat tidak panik, namun tetap waspada serta mengikuti informasi dan arahan dari pihak berwenang selama kondisi abu vulkanik masih terjadi. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









