LITERASI MEDIA – Sebanyak 78 pegawai Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi mengikuti tes potensi dan kemampuan manajerial berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Aula BKPSDM Kota Sukabumi, Kamis (1/10).
Pembukaan asesmen tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, Kepala BKPSDM Kota Sukabumi Taufik Hidayah, serta Direktur Utama Perumda Air Minum TBW Dian Apriandi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan manajemen BUMD dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, mengatakan tes tersebut bertujuan mengukur kompetensi dan potensi masing-masing pegawai. Ia berharap para peserta dapat memperoleh hasil yang baik sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Perumda Air Minum TBW.
“Harapannya nilainya di atas 70, bahkan 80 sampai 100,” ujar Ayep dalam kegiatan tersebut.
Menurut Ayep, asesmen tidak hanya ditujukan untuk mengukur kemampuan individu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang solid. Ia menyebut konsep tersebut sebagai the winning team, the winning concept, dan the winning system.
“Bagaimana konsepnya bagus, sistemnya bagus, dan timnya juga bagus,” katanya.
Ayep juga mendorong agar asesmen serupa dapat diterapkan pada seluruh BUMD di Kota Sukabumi. Dengan demikian, pemetaan kompetensi pegawai dapat dilakukan secara lebih terukur dan menjadi bahan pengembangan sumber daya manusia.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Sukabumi Taufik Hidayah menjelaskan, pihaknya memfasilitasi pelaksanaan tes potensi dan kemampuan manajerial bagi pegawai Perumda Air Minum TBW.
Asesmen menggunakan soal standar yang telah tersedia dalam bank soal asesmen. Sebanyak 78 peserta mengikuti tes yang dibagi dalam dua sesi, masing-masing terdiri dari 39 peserta.
Hasil asesmen nantinya dituangkan dalam nilai kuantitatif dengan rentang 0 hingga 100. Nilai tersebut kemudian dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yakni potensi dan kemampuan manajerial rendah, sedang, dan tinggi.
Bagi peserta yang memperoleh hasil dalam kategori rendah, BKPSDM akan melakukan evaluasi lebih lanjut melalui sejumlah aspek. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan rekomendasi dan tindak lanjut bagi manajemen Perumda Air Minum TBW.
“Ini menjadi bahan untuk rekomendasi dan tindak lanjut manajemen Perumda Air Minum TBW,” ujar Taufik.
BKPSDM Kota Sukabumi juga mendorong agar asesmen serupa dapat dilaksanakan pada BUMD lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memetakan potensi serta kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai secara lebih terukur. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









