April 2025, Kota Sukabumi Alami Inflasi y-on-y Sebesar 2,74 Persen

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabid PSDA Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani. Foto: IStimewa.

kabid PSDA Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani. Foto: IStimewa.

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berupaya melakukan penanganan terhadap laju inflasi supaya tetap terkendali. Diantaranya, tetap melakukan koordinasi dengan berbagai lintas sektoral, kemudian melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) diseluruh kecamatan, serta melakukan monitoring bapokting yang dilaksanakan oleh Diskumindag setempat.

“Begitu juga pada April 2025 kemarin, Pak Wali Kota melaksanan gerakan menanam bawang merah, sebagai upaya menurunkan harga komoditas tersebut,” ujar kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, belum lama ini.

Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, pada April 2025 terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 2,74 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,52. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,38 persen, dengan IHK sebesar 119,73.

Baca Juga :  Inovasi Layanan Pengantaran Pasien Tanpa Keluarga Kini Hadir di RSUD R Syamsudin SH

“Kalau tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) April 2025 sebesar 1,13 persen, dan tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) April 2025 sebesar 1,78 persen,” ucap Erni.

Masih data dari BPS, Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran. Diantaranya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,52 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,05 persen.

Kemudian, kelompok kesehatan sebesar 4,59 persen, kelompok pendidikan sebesar 4,46 persen, dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,46 persen.

Begitu juga data dari Diskumindag Kota Sukabumi, sebagain komoditas mengalami kenaikan harga pada April 2025. Seperti, telur ayam negeri dari Rp26 ribu menjadi Rp28 ribu per kg, daging ayam dari Rp30 ribu menjadi Rp33 ribu per kg, cabai merah besar lokal semula Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kg, cabai hijau besar dari Rp24 ribu menjadi Rp28 ribu per kg, dan cabi merah keriting semula Rp50 ribu menjadi Rp60 ribu per kg.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Lepas Atlet Tinju Popda Jabar 2025, Targetkan Dua Medali Emas

“Berdasarkan catatan dari Diskumindag, di April 2025, rata-rata harga komoditas memang terjadi kenaikan,” jelas Erni.

Dalam pengendalian inflasi, pihaknya bersama dinas dan lembaga lainya, akan terus melakukan analisa terhadap sumber atau potensi tekanan, serta melakukan inventarisasi data dan informasi perkembangan harga barang dan jasa secara umum.

“Termasuk, menganalisis stabilitas permasalahan perekonomian daerah, yang dapat mengganggu stabilitas harga dan keterjangkauan barang dan jasa,” pungkasnya. (***)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru