Ayep Zaki Dukung Pengembangan Transportasi Rel untuk Dorong Ekonomi Sukabumi

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dampingi Gubernur Jabar meninjau jalur KA dan mendukung kerja sama pengembangan konektivitas serta kereta wisata.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dampingi Gubernur Jabar meninjau jalur KA dan mendukung kerja sama pengembangan konektivitas serta kereta wisata.

LITERASI MEDIA – Upaya penguatan konektivitas di Jawa Barat kembali menunjukkan perkembangan positif. Pada Selasa 25 November 2025, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, ikut mendampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam perjalanan menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) dari Purwakarta menuju Stasiun Gambir.

Perjalanan ini merupakan bagian dari agenda peninjauan langsung kondisi jalur kereta api sekaligus melihat potensi pengembangan transportasi berbasis rel di wilayah Jawa Barat.

KAIS juga digunakan untuk mengevaluasi kesiapan sarana, prasarana, serta peluang kolaborasi pengembangan jalur wisata dan mobilitas antardaerah.

Dalam perjalanan tersebut, Gubernur Jawa Barat didampingi sejumlah kepala daerah, termasuk Wali Kota Sukabumi. Di dalam kereta, berlangsung penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Baca Juga :  HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Kesepakatan itu mencakup pengoptimalan penyelenggaraan layanan kereta api dan pengembangan jalur transportasi baru, termasuk untuk sektor pariwisata.
Pemerintah Provinsi menilai, transportasi rel tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan apresiasi atas langkah strategis tersebut.

Ia menilai, kerja sama antara Pemprov Jabar dan KAI membuka peluang besar bagi Sukabumi, terutama dalam mendukung pengembangan jalur wisata.

Baca Juga :  Verifikasi Renja PD Jadi Langkah Awal Pemkot Sukabumi Susun Program Prioritas

“Di dalam kereta ada penandatanganan kerja sama untuk kereta pariwisata Jakarta–Bogor–Sukabumi–Cianjur dan sejumlah perjanjian lainnya. Ini langkah baik yang akan berdampak positif bagi perekonomian Jawa Barat,” ujar Ayep Zaki.

Ia juga menyoroti rencana pengembangan kereta wisata seperti Jaka Lalana yang dinilai dapat memperkuat sektor pariwisata Kota Sukabumi.

Menurutnya, kelancaran akses transportasi akan meningkatkan kunjungan wisatawan serta memberi nilai tambah bagi pelaku usaha lokal.

Ayep Zaki berharap pengembangan jalur kereta api terus diprioritaskan, sejalan dengan visi memperbaiki konektivitas dan meningkatkan daya saing pariwisata Jawa Barat. (Kio).

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru