Diskominfo Kota Sukabumi Tingkatkan Pemanfaatan AI, ASN Dibekali Pelatihan dan Etika Digital

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Diskominfo Kota Sukabumi, Yuli Noviawan. (Foto: Boy)

Sekretaris Diskominfo Kota Sukabumi, Yuli Noviawan. (Foto: Boy)

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), guna meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dengan menggelar pelatihan bagi pengelola media sosial perangkat daerah.

Pelatihan yang telah memasuki gelombang pertama itu melibatkan dosen dari Program Studi Teknik Informatika UMMI sebagai narasumber. Peserta berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), puskesmas, kecamatan, hingga kelurahan di lingkungan Pemkot Sukabumi.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali kemampuan memanfaatkan AI untuk mendukung pembuatan konten digital, seperti desain poster dan materi publikasi. Program ini akan dilanjutkan secara bertahap dengan materi yang lebih beragam, termasuk pembuatan konten audiovisual.

“Kami terus meningkatkan kerja sama, khususnya dalam pemanfaatan TIK dan AI. Kemarin kami bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sukabumi karena memiliki Program Studi Teknik Informatika, sehingga para dosennya dapat berbagi pengetahuan kepada pengelola media sosial di OPD, puskesmas, kecamatan, hingga kelurahan,” ujar Sekretaris Diskominfo Kota Sukabumi, Yuli Noviawan, Selasa (4/8)

Baca Juga :  Krisis Sampah di TPA Cikundul, Dampak Lingkungan dan Kesehatan Jadi Sorotan

Selain meningkatkan kemampuan teknis, Diskominfo juga menekankan pentingnya etika dalam penggunaan AI. Seluruh peserta diberikan pemahaman mengenai penggunaan teknologi secara bertanggung jawab, terutama terkait perlindungan data pribadi, keaslian identitas, serta penggunaan atribut resmi pemerintah.

Menurutnya, AI hanya berfungsi sebagai alat bantu, sehingga hasil yang dihasilkan tetap harus melalui proses pemeriksaan secara teliti. Penggunaan AI tidak boleh mengubah identitas seseorang maupun memodifikasi logo resmi Pemerintah Kota Sukabumi sehingga berbeda dari bentuk aslinya.

“AI hanya sebagai sarana. Etika tetap menjadi hal utama. Jangan sampai wajah seseorang berubah karena AI atau logo Pemerintah Kota Sukabumi menjadi berbeda. Semua hasilnya harus diperiksa kembali sebelum dipublikasikan,” katanya.

Baca Juga :  Belajar Mengurus Jenazah, Warga RW 007 Gunungpuyuh Menyatu dalam Kepedulian

Diskominfo juga menerapkan mekanisme check and recheck terhadap seluruh konten yang dibuat menggunakan AI. Sebelum diunggah ke media sosial, setiap materi wajib melalui proses verifikasi guna memastikan akurasi informasi sekaligus menghindari kesalahan dalam penyajian konten.

Langkah ini dinilai penting mengingat tingginya produksi informasi di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Setiap hari, berbagai akun media sosial milik OPD, puskesmas, kecamatan, kelurahan, hingga perangkat sekretariat daerah secara rutin mempublikasikan beragam informasi kepada masyarakat.

Dengan banyaknya konten yang diproduksi setiap hari, pemanfaatan AI diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses pembuatan materi publikasi.

Namun demikian, Diskominfo menegaskan bahwa penggunaan teknologi tersebut harus tetap mengikuti ketentuan yang berlaku serta mengedepankan akurasi, etika, dan validitas informasi sebelum dipublikasikan. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru