DPRD Soroti Strategi Dongkrak PAD Wisata, Ramzi: Infrastruktur Harus Dibenahi, Jangan Hanya Andalkan Tiket

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Ramzi Akbar Yusuf

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Ramzi Akbar Yusuf

LITERASIMEDIA.COM – Rencana Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperkuat sistem ticketing di sejumlah objek wisata sebagai strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan. Tanpa pembenahan fasilitas, kebijakan tersebut dikhawatirkan tidak akan memberikan dampak maksimal terhadap pertumbuhan sektor pariwisata.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Ramzi Akbar Yusuf, mengatakan peningkatan penerimaan daerah dari sektor wisata memang penting dilakukan. Namun, menurutnya, wisatawan juga berhak memperoleh fasilitas yang layak sebagai bentuk timbal balik atas retribusi yang dibayarkan.

“Upaya meningkatkan PAD melalui sistem ticketing tentu kami dukung. Tetapi yang harus dipahami, masyarakat membayar tiket bukan hanya untuk masuk ke objek wisata, melainkan juga mengharapkan kenyamanan selama berkunjung. Karena itu, fasilitas pendukung harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Ramzi menilai, akses jalan menuju destinasi wisata masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Selain kondisi jalan, ketersediaan penerangan di kawasan wisata juga dinilai belum memadai, terutama pada malam hari.

Baca Juga :  Ruas Jalan Lama Rusak Akhirnya Diaspal, Warga Desa Wanasari Sambut dengan Syukur

Ia mengaku persoalan tersebut kerap disampaikan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menggantungkan perekonomiannya dari aktivitas pariwisata. Saat melakukan dialog dengan para pelaku usaha di kawasan wisata, berbagai keluhan terkait infrastruktur menjadi isu yang paling banyak disampaikan.

“Pelaku UMKM berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penarikan retribusi. Mereka ingin akses menuju lokasi wisata diperbaiki, lampu penerangan ditambah, dan fasilitas umum semakin lengkap. Kalau wisatawan merasa nyaman, mereka akan datang kembali dan itu akan menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari besarnya PAD yang diperoleh pemerintah daerah, tetapi juga dari meningkatnya jumlah kunjungan serta manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  DPC Demokrat Sukabumi Raih Penghargaan DPC Terbaik Tipe A dari DPD Jawa Barat

Menurutnya, investasi pada infrastruktur justru menjadi langkah strategis untuk menciptakan efek jangka panjang. Ketika akses menuju objek wisata semakin baik dan fasilitas publik semakin memadai, tingkat kepuasan wisatawan akan meningkat sehingga mendorong kunjungan berulang.

“PAD akan tumbuh secara berkelanjutan apabila pemerintah mampu menghadirkan destinasi wisata yang nyaman, aman, dan mudah diakses. Jadi orientasinya bukan sekadar mengejar pendapatan, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan wisata secara menyeluruh,” tegas Ramzi.

Ia berharap pengembangan sistem ticketing menjadi bagian dari strategi besar pembangunan sektor pariwisata, bukan berdiri sendiri sebagai instrumen peningkatan pendapatan daerah. Dengan demikian, Kabupaten Sukabumi tidak hanya mampu meningkatkan PAD, tetapi juga memperkuat daya saing destinasi wisata serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. (kio)

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru