Iman Adinugraha: Kredit IKM Jangan Berhenti di Atas Kertas

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha saat rapat kerja bersama Kemenperin RI.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha saat rapat kerja bersama Kemenperin RI.

LITERASI MEDIA – Di tengah pembahasan kebijakan industri yang sarat angka dan skema pembiayaan, satu pesan mengemuka dari ruang rapat Komisi VII DPR RI, kredit industri kecil harus benar-benar menyentuh pelaku usaha di lapangan.

Pesan itu disampaikan H. Iman Adinugraha, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, saat rapat kerja bersama Menteri Perindustrian RI dan jajaran, pada Senin (26/1).

Dengan nada apresiatif namun tegas, Iman membuka pandangannya terhadap paparan Kementerian Perindustrian yang dinilainya komprehensif, khususnya terkait rencana skema kredit industri kecil tahun 2026.

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan plafon kredit Rp549,51 miliar dengan subsidi bunga Rp15 miliar untuk mendukung revitalisasi mesin dan modal kerja industri kecil dan menengah (IKM).

“Target ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga produktivitas dan keberlanjutan industri kecil,” ujar Iman di hadapan pimpinan Komisi VII dan jajaran Kemenperin.

Meski mengapresiasi, Iman tak menutup mata pada fakta bahwa target pembiayaan tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Namun baginya, substansi kebijakan jauh lebih penting daripada sekadar angka.

Baca Juga :  Iman Adinugraha Suarakan Pariwisata Sukabumi yang Menunggu Sentuhan Infrastruktur dari Kemenpar RI

Ia menilai skema ini tetap menunjukkan keberpihakan negara terhadap sektor-sektor strategis seperti makanan dan minuman, tekstil dan pakaian jadi, kulit dan alas kaki, serta mainan anak, sektor yang selama ini menjadi tulang punggung industri rakyat.

Di titik inilah Iman mulai mengajukan pertanyaan kritis. Rentang pembiayaan yang cukup lebar, dari Rp500 juta hingga Rp10 miliar, menurutnya perlu diimbangi dengan mekanisme penilaian yang adil dan tepat sasaran.

“Jangan sampai pelaku IKM yang kapasitasnya terbatas, tapi butuh revitalisasi mendesak, justru tersisih oleh skema yang terlalu longgar,” tegasnya.

Catatan lain yang menjadi sorotan Iman adalah efektivitas subsidi bunga 5 persen per tahun. Ia mengingatkan bahwa realisasi penyaluran kredit pada 2025 baru mencapai 2,09 persen, angka yang dinilainya masih sangat jauh dari harapan.

“Ini sangat kecil. Biasanya kredit kecil justru lebih sulit terserap dibandingkan kredit besar yang prosesnya lebih cepat,” ujarnya, seraya mendorong Kementerian Perindustrian agar lebih proaktif berkoordinasi dengan bank penyalur.

Baca Juga :  Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Bagi Iman Adinugraha, kredit industri kecil tidak boleh berhenti sebagai instrumen pembiayaan di atas kertas. Lebih dari itu, program ini harus menjadi penggerak ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan mendorong pelaku IKM untuk naik kelas.

Ia pun mencontohkan pendekatan yang dilakukan Menteri UMKM yang aktif turun langsung ke lapangan. Menurutnya, pola serupa perlu diterapkan agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan oleh masyarakat kecil.

“Harus ada langkah konkret agar serapan kredit sesuai target. Ketika pemerintah hadir langsung, program pembiayaan seperti KUR bisa benar-benar dirasakan pelaku usaha kecil,” pungkasnya.

Di balik angka dan tabel kebijakan, suara seperti ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan industri kecil tak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi oleh seberapa jauh kebijakan mampu menjangkau mereka yang paling membutuhkan. (Kio)

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru