Jamkrindo Catat Laba Sebelum Pajak Rp1,18 Triliun hingga Triwulan III 2025

- Penulis

Minggu, 2 November 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menorehkan kinerja impresif hingga triwulan III tahun 2025. Hingga akhir September, perusahaan berhasil membukukan laba sebelum pajak (EBT) sebesar Rp1,18 triliun, atau 156,72 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2025.

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan semester I tahun ini, ketika laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp551,76 miliar atau 73,17 persen dari RKAP.

Kinerja gemilang ini mencerminkan efektivitas strategi bisnis Jamkrindo dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi nasional.

Dari sisi pendapatan, hingga September 2025, Imbal Jasa Penjaminan (IJP) bruto mencapai Rp5,59 triliun atau 65,53 persen dari RKAP.

Pendapatan investasi tercatat Rp1,19 triliun (79,82 persen RKAP), dan pendapatan subrogasi bersih mencapai Rp1,26 triliun (79,90 persen RKAP).

Sementara pendapatan lain-lain menembus Rp50,67 miliar atau 354,78 persen dari RKAP, menandakan keberhasilan diversifikasi sumber pendapatan dan optimalisasi aset perusahaan.

Baca Juga :  1,19 Juta UMKM Nikmati KUR Berkat Penjaminan Jamkrindo

Dari sisi pengeluaran, beban klaim yang dibayarkan tercatat Rp3,79 triliun (49,36 persen RKAP), sedangkan beban usaha mencapai Rp1,46 triliun (79,75 persen RKAP). Pengendalian biaya yang efektif menjadi faktor penting dalam menopang efisiensi dan stabilitas keuangan perusahaan.

Secara operasional, volume penjaminan Jamkrindo mencapai Rp186,76 triliun, terdiri atas penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp116,54 triliun dan penjaminan non-KUR sebesar Rp70,21 triliun. Melalui kegiatan ini, Jamkrindo telah mendukung lebih dari 4,4 juta pelaku UMKM dan berkontribusi terhadap penyerapan sekitar 11,69 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Plt. Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menyeimbangkan ekspansi bisnis dengan penguatan tata kelola.

Baca Juga :  Makin Lecir, UPTD PU Wilayah II Cibadak Rekonstruksi Jalan Ruas Nagrak–Cibadak

“Kinerja positif ini mencerminkan efektivitas strategi yang kami jalankan dalam memperluas jangkauan penjaminan, memperkuat transformasi digital, serta menjaga efisiensi operasional dan manajemen risiko. Kami berkomitmen terus mendukung pelaku usaha yang feasible namun belum bankable agar mendapatkan akses pembiayaan yang lebih luas,” ujar Abdul Bari.

Lebih lanjut, ia menambahkan, Jamkrindo akan terus memperkuat perannya sebagai lembaga penjaminan terbesar di Indonesia dengan mendorong inovasi produk, meningkatkan kualitas layanan, serta menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di setiap lini usaha.

Dengan jaringan layanan yang luas terdiri dari 9 Kantor Wilayah, 54 Kantor Cabang, dan 15 Kantor Unit Pelayanan, PT Jamkrindo memastikan akses penjaminan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil, guna memperkuat fondasi ekonomi nasional yang inklusif dan merata. (kio)

 

 

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru