Jamkrindo Perkuat Pemberdayaan Warga di Raja Ampat Lewat Program TJSL Terpadu

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga penjamin kredit, tetapi juga sebagai motor penggerak pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatannya dalam Program Kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN Tahap II di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Program ini dirancang untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan pendekatan terpadu yang menyasar sektor sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Kegiatan yang berlangsung pada 22 hingga 24 April 2026 tersebut melibatkan 15 BUMN sebagai bentuk sinergi lintas perusahaan negara dalam menghadirkan dampak pembangunan yang lebih luas.

Peresmian program turut dihadiri Direktur TJSL Badan Pengelola BUMN, Edi Eko Cahyono, yang menekankan pentingnya kolaborasi sebagai strategi untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program TJSL di berbagai daerah, khususnya wilayah 3T.

“Kolaborasi antar BUMN ini kami dorong agar program TJSL dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Ke depan, penguatan monitoring dan evaluasi akan terus ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Edi.

Baca Juga :  Usaha Dijamin Jamkrindo, Ratusan Ribu Tenaga Kerja Terserap

Sementara itu, Plt Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Agustinus Handoko, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaannya merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi masyarakat. Menurutnya, Jamkrindo tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan kehadiran Jamkrindo mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal,” ungkapnya.

Pelaksanaan program difokuskan di Kampung Mutus dan Kampung Manyaifun, Kabupaten Raja Ampat, dengan penekanan pada peningkatan kapasitas masyarakat. Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari pelatihan dan sertifikasi selam bagi kelompok konservasi, hingga pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Upaya ini menunjukkan hasil positif, di antaranya peningkatan kemampuan usaha dan lonjakan pendapatan masyarakat hingga 87,5 persen.

Baca Juga :  Yudha Sukmagara Dukung Keputusan Presiden Prabowo Hentikan Tambang di Raja Ampat

Di sisi lingkungan, program ini juga mendorong pelestarian ekosistem melalui penanaman 2.000 bibit mangrove serta rehabilitasi terumbu karang dengan penanaman 650 fragmen karang di area seluas sekitar 225 meter persegi. Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat dan pelajar guna menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.

Tak hanya itu, peningkatan kualitas hidup masyarakat turut menjadi perhatian melalui penyediaan akses listrik bagi 119 rumah di Kampung Mutus yang menjangkau sekitar 500 penerima manfaat. Di sektor pendidikan, dilakukan renovasi serta penyediaan sarana belajar di SD YPK Effata Mutus dan SMP Negeri 11 Raja Ampat.

Adapun di Kampung Manyaifun, program difokuskan pada penguatan infrastruktur dasar dan layanan sosial, termasuk penyediaan listrik unvggtuk 59 rumah, serta renovasi fasilitas pendidikan dan tempat ibadah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat. (kio)

 

Berita Terkait

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, Pemkot Sukabumi Anggarkan Rp2,1 Miliar untuk Proyek Jalan Prana
Ayep Zaki Tinjau Proyek Jalan Prana, Tekankan Kualitas Infrastruktur dan Ancam Blacklist Kontraktor Nakal
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:37 WIB

Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:54 WIB

DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru