Kick Off PKG untuk Anak Sekolah, Pemkot Sukabumi Sasar Tiga Satuan Pendidikan

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara resmi meluncurkan program PKG untuk anak sekolah, pada Senin (4/8). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara resmi meluncurkan program PKG untuk anak sekolah, pada Senin (4/8). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) untuk anak sekolah dengan melakukan kunjungan ke tiga satuan pendidikan, yakni SMAN 4, SMPN 2, dan SDN Dewi Sartika CBM.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini, sejalan dengan misi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Delapan Misi Asta Cita Presiden terpilih 2024-2029.

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Galih Marelia Aggraeni, yang memaparkan tujuan dan sasaran program PKG.

Menurutnya, PKG merupakan langkah konkret untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan, mendeteksi kondisi pra-penyakit, serta menangani penyakit secara dini guna meningkatkan angka harapan hidup masyarakat. Ia menekankan bahwa upaya preventif seperti ini jauh lebih efisien dibandingkan penanganan ketika kondisi sudah kronis.

“Terdapat lima kelompok sasaran utama dalam program PKG, yaitu bayi baru lahir, balita dan anak prasekolah, anak usia sekolah, dewasa, serta lanjut usia,” kata Galih.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan, RSUD R Syamsudin SH Hadirkan Inovasi Lasmini dan Parahu Hade

Kick off kali ini secara khusus menyasar kelompok ketiga, yakni anak usia sekolah 7–17 tahun. Pemeriksaan dilakukan serentak di sekolah-sekolah terpilih sebagai langkah awal membangun budaya deteksi dini di lingkungan pendidikan.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, secara resmi membuka pelaksanaan PKG. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga tiga aspek kesehatan yang saling melengkapi, yaitu sehatul jasad (jasmani), sehatul qolbu (hati), dan sehatul aql (akal).

Menurutnya, kesehatan bukan sekadar fisik, tetapi juga menyangkut kondisi mental dan spiritual. Oleh karena itu, PKG bukan hanya sebatas pemeriksaan tubuh, tetapi juga harus menjadi pengingat untuk menjaga kesehatan jiwa dan pikiran.

“Kami mengajak seluruh pihak, baik tenaga pendidik, orang tua, maupun masyarakat umum, untuk bersama-sama mendukung suksesnya program ini,” ujar Ayep Zaki.

Ia menegaskan bahwa menjaga kesehatan adalah fondasi penting dalam membangun generasi yang produktif, cerdas, dan mampu bersaing di tingkat global. Bahkan, menurutnya, salah satu cara paling mendasar dalam mengentaskan kemiskinan dan kebodohan adalah dengan menjaga kesehatan tubuh dan akal.

Baca Juga :  Hasil Operasi Gabungan, 13.860 Batang Rokok Ilegal Berhasil Diamankan di Kota Sukabumi

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis atribut PKG berupa poster, kaos, dan tumbler kepada perwakilan siswa dari tiga sekolah. Penyerahan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menggaungkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sejak dini.

Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan komitmen oleh Wali Kota Sukabumi, didampingi oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap keberlanjutan program PKG.

Momen ini juga diabadikan melalui sesi foto bersama antara jajaran Pemkot Sukabumi, pihak sekolah, serta para siswa yang menjadi bagian dari pelaksanaan PKG perdana ini.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan dapat meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor pendidikan dan kesehatan dalam mencetak generasi unggul Kota Sukabumi. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru