Kota Sukabumi Raih Penghargaan Terbaik II Pengendalian Inflasi Tingkat Jawa-Bali

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menerima penghargaan Terbaik II Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Jawa-Bali. (Foto: Dokpim Kota Sukabumi)

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menerima penghargaan Terbaik II Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Jawa-Bali. (Foto: Dokpim Kota Sukabumi)

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi di tingkat regional setelah meraih Penghargaan Terbaik II Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Jawa-Bali dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri di Yogyakarta, Kamis (4/6).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota Sukabumi dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah melalui berbagai kebijakan strategis yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dalam kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Kota Wilayah Jawa-Bali, Kota Cirebon meraih penghargaan Terbaik I, disusul Kota Sukabumi sebagai Terbaik II dan Kota Probolinggo sebagai Terbaik III.

Menanggapi capaian tersebut, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama pembangunan daerah. Menurutnya, penghargaan merupakan konsekuensi dari kerja nyata yang mampu memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Sukabumi dan dukungan berbagai pihak. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi demi menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ayep Zaki.

Baca Juga :  Kepala BGN Dicopot, Dugaan Praktik Jual Beli Dapur MBG Diaudit

Ia menjelaskan, keberhasilan pengendalian inflasi di Kota Sukabumi tidak terlepas dari sinergi berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan melalui penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemantauan harga kebutuhan pokok secara rutin, pelaksanaan operasi pasar, serta pengawasan distribusi dan ketersediaan pasokan barang kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga memperkuat sistem respons cepat terhadap potensi gejolak harga, khususnya pada komoditas strategis yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi daerah.

Ayep menilai keberhasilan menjaga inflasi menjadi salah satu indikator bahwa arah pembangunan yang tengah dijalankan berada pada jalur yang tepat. Menurutnya, sejumlah indikator pembangunan saat ini menunjukkan tren positif, mulai dari penurunan angka pengangguran, penguatan kapasitas fiskal dan rekayasa keuangan daerah, percepatan penanganan stunting, hingga upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD Kabupaten Sukabumi 2027, Ini Pesan Budi Azhar Mutawali

Pemerintah Kota Sukabumi, lanjutnya, akan terus mengakselerasi berbagai program penguatan ekonomi daerah guna memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami optimistis berbagai penghargaan dan pengakuan atas kinerja pembangunan akan terus diraih Kota Sukabumi. Namun yang lebih penting adalah memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan, penurunan stunting, maupun penghapusan kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Menurut Ayep, keberhasilan pengendalian inflasi tidak hanya tercermin dari capaian statistik semata, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga daya beli masyarakat serta menciptakan kondisi ekonomi daerah yang stabil, produktif, dan berkelanjutan.

Penghargaan Terbaik II Pengendalian Inflasi Tingkat Jawa-Bali tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru