Lurah Gunungpuyuh: Program Kayu Canting Diharapkan Wujudkan Zero Stunting

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Gunungpuyuh, Mamat. (Foto: Boy)

Lurah Gunungpuyuh, Mamat. (Foto: Boy)

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, terus memperkuat upaya percepatan penanganan stunting melalui program inovasi Kayu Canting. Program ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor untuk menyalurkan bantuan, edukasi gizi, serta pemeriksaan kesehatan bagi balita stunting dan ibu hamil yang berisiko.

Lurah Gunungpuyuh, Mamat, mengatakan bahwa program tersebut telah berjalan selama kurang lebih satu tahun dan menjadi salah satu inovasi unggulan Kecamatan Gunungpuyuh dalam menekan angka stunting.

“Ini merupakan inovasi dari Kecamatan Gunungpuyuh yang pendistribusiannya dilakukan melalui masing-masing kelurahan di wilayah Kecamatan Gunungpuyuh,” ujar Mamat, kepada literasimedia.com, Selasa (23/6).

Menurutnya, program Kayu Canting tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga melibatkan berbagai pihak untuk memastikan intervensi yang dilakukan tepat sasaran. Sejumlah instansi dan elemen masyarakat yang terlibat antara lain puskesmas, Kantor Urusan Agama (KUA), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Baca Juga :  Lebih dari Sekadar Ibadah, Ini Makna Berkurban ala Momi Soraya

“Di Kelurahan Gunungpuyuh sendiri, bantuan telah disalurkan kepada lebih dari 10 penerima manfaat. Dalam pekan terakhir, dua balita terdampak stunting juga telah menerima bantuan melalui program tersebut,” katanya.

Untuk memastikan ketepatan sasaran, pihak Kelurahan Gunungpuyuh bersama para Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos) melakukan verifikasi langsung ke lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan bantuan diterima oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan.

“Saya (Lurah), bersama para Kasi Kesos turun langsung ke lapangan untuk mengecek penerima manfaat agar data sasaran bantuan benar-benar tepat dan diberikan kepada yang berhak,” jelasnya.

Baca Juga :  Bappeda Kota Sukabumi Evaluasi Kelembagaan untuk Perkuat Kinerja Organisasi

Dia berharap program Kayu Canting dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Pasalnya, percepatan penanganan stunting saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Penanganan stunting saat ini terus digencarkan. Kami merangkul semua unsur dan sektor, baik puskesmas, PKH, maupun pihak lainnya untuk bersama-sama menurunkan angka stunting di wilayah Kecamatan Gunungpuyuh, khususnya Kelurahan Gunungpuyuh,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kelurahan Gunungpuyuh akan terus berupaya melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan. Harapannya, Kelurahan Gunungpuyuh dapat mencapai target zero stunting di masa mendatang.

“Harapan kami, mudah-mudahan Kelurahan Gunungpuyuh bisa mencapai zero stunting,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru