Perketat Perlindungan Lahan Pertanian, Bappeda Kota Sukabumi Verifikasi Ulang Data LSD

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi memperketat perlindungan lahan pertanian dengan memverifikasi ulang data Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebijakan perlindungan sawah berbasis data yang akurat dan mutakhir.

Kegiatan verifikasi merupakan tindak lanjut surat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang terkait permohonan data hasil identifikasi lahan sawah. Rapat verifikasi digelar di Ruang Pertemuan Bappeda Kota Sukabumi, Selasa (6/1).

Baca Juga :  Hasil Operasi Gabungan, 13.860 Batang Rokok Ilegal Berhasil Diamankan di Kota Sukabumi

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, menegaskan verifikasi ini menjadi tahap krusial dalam pemutakhiran basis data LSD yang selama ini menjadi rujukan pengendalian pemanfaatan ruang.

“Data yang kami verifikasi bukan sekadar administratif, tetapi menjadi fondasi kebijakan. Jika datanya keliru, maka arah perlindungan lahan dan ketahanan pangan daerah bisa ikut terdampak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemutakhiran LSD juga penting untuk mengantisipasi alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Dengan data valid dan terintegrasi, pemerintah daerah memiliki pijakan kuat dalam menolak atau mengendalikan pemanfaatan ruang yang berpotensi menggerus lahan sawah produktif.

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan di Suspension Bridge Situ Gunung Menurun

Dalam rapat tersebut, Bappeda melibatkan perangkat daerah terkait untuk menyamakan persepsi serta mencocokkan data lapangan dengan peta dan dokumen masing-masing instansi. Sinkronisasi ini diharapkan menghasilkan sebaran LSD yang faktual.

“Target kami jelas, menghasilkan data lahan sawah yang akurat, valid, dan terbaru. Ini bukan hanya untuk memenuhi permintaan pusat, tetapi demi menjaga keberlanjutan pertanian dan ketahanan pangan Kota Sukabumi,” pungkasnya.

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru