Selama Ramadan, Disdukcapil Kota Sukabumi Pastikan Jadwal Pelayanan Tetap Berjalan Optimal

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelayanan kependudukan di Kantor Disdukcapil Kota Sukabumi, pada Selasa (24/2). Foto: Nuria Ariawan.

Suasana pelayanan kependudukan di Kantor Disdukcapil Kota Sukabumi, pada Selasa (24/2). Foto: Nuria Ariawan.

LITERASI MEDIA – Selama bulan suci Ramadan 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi terus memacu transformasi digital layanan publik agar masyarakat bisa mengurus dokumen kependudukan kapan saja dan dimana saja.

Plt Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah, mengatakan bahwa jadwal tutup pelayanan itu pukul 16.00 WIB, namun di bulan suci Ramadan berubah menjadi pukul 15.00 WIB. Kendati demikian, hal tersebut tidak mempengaruhi pelayanan, terlebih petugas juga pada pukul 14.00 hingga 15.00 WIB itu sementara menutup pelayanan untuk melakukan rekap.

Plt Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah. Foto: Nuria Ariawan.
Plt Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah. Foto: Nuria Ariawan.

“Ya, selama Ramadan mungkin kita nggak pernah berubah ya pelayanan tetap waktu jam kerjanya, hanya mungkin sesuai dengan Perwal gitu ya, bahwa jam kerja pemerintah itu berkurang,” ujar Reni, kepada literasimedia.com, pada Selasa (24/2).

Baca Juga :  Polemik Stadion Surya Kencana, DPRD Soroti PKS dan Potensi PAD dari Pajak Hiburan

Selain itu, lanjut Reni, pelayanan kependudukan juga kini bisa dilakukan via online, yakni dengan program andalan yang disebut ‘Moci Legit’, termasuk juga program-program lainnya.

“Jadi kita melayani kependudukan juga dengan Mochi Legit itu melalui aplikasi yang bisa kita lakukan secara digital, jadi nggak perlu datang (ke kantor), nanti mungkin tinggal ngambil dokumennya yang sudah jadi,” jelasnya.

Kedepannya, sambung Reni, pelayanan kependudukan akan lebih cepat karena transportasi digital, sehingga mungkin pelayanan lebih padat karena berbasis pada teknologi dan digital. Maka dari itu, untuk mempercepat pelayanan, transparansi dan mungkin sedikit mengurangi pertemuan si penerima layanan dengan pemberian layanan. Hal ini juga agar tidak terjadi hal-hal yang melanggar integritas.

Baca Juga :  HUT Gerindra ke-17, Lutfi Achmad Dorong Politik Solutif di Kota Sukabumi

“Maka dari itu kita peningkatan layanan secara digital atau secara online, jadi semua pelayanan-pelayanan dilakukan secara online, nanti tinggal mungkin barangkali kalau misalnya ada dokumen fisik yang diperlukan tinggal di ambil sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Ayep Zaki: Semangat Sumpah Pemuda Harus Bermuara pada Pemerataan Kemakmuran
TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Ayep Zaki: Semangat Sumpah Pemuda Harus Bermuara pada Pemerataan Kemakmuran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan

Berita Terbaru