Tahun 2029! Wali Kota Ayep Zaki Targetkan New Zero Stunting

- Penulis

Senin, 23 Juni 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat memberikan sambutan dalam pelatihan kapasitas kader posyandu dalam pencegahan dan penanganan stunting di Aula Kelurahan Sindangsari, Lembursitu, pada Senin (23/6). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat memberikan sambutan dalam pelatihan kapasitas kader posyandu dalam pencegahan dan penanganan stunting di Aula Kelurahan Sindangsari, Lembursitu, pada Senin (23/6). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka stunting secara signifikan hingga mencapai new zero stunting pada tahun 2029.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pelatihan kapasitas kader posyandu dalam pencegahan dan penanganan stunting yang digelar di Aula Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu, pada Senin (23/6).

Kegiatan pelatihan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dalam memperkuat peran kader posyandu sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting di tingkat kelurahan.

Dalam suasana dialog yang hangat dan komunikatif bersama para kader, Ayep Zaki menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam memperbaiki pola asuh dan pola konsumsi gizi anak.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan Gawat Darurat, RSUD R Syamsudin SH Sukabumi Terapkan PSC dan SPGDT

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkot Sukabumi akan meningkatkan anggaran untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari sebelumnya menjadi Rp 250 ribu per Posyandu.

“PMT-nya berupa telur, pisang, dan kacang hijau, karena kandungan gizinya tinggi dan cocok untuk menunjang tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Menurutnya, upaya menekan angka stunting tidak dapat dilepaskan dari strategi besar pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung pembiayaan berbagai program prioritas, termasuk bidang kesehatan masyarakat.

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk keseriusan Pemkot Sukabumi dalam mengimplementasikan program nasional percepatan penurunan stunting.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru 2026, Lapas Sukabumi Perkuat Kamtib melalui Apel Siaga dan Sidak Gabungan

Di tingkat lokal, kader posyandu diharapkan mampu melakukan pendampingan keluarga, pemantauan tumbuh kembang anak, serta edukasi gizi kepada masyarakat secara konsisten dan menyeluruh.

Selain pelatihan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian makanan tambahan secara simbolis kepada perwakilan anak-anak dan ibu-ibu. Pembagian PMT tersebut merupakan langkah awal dari penguatan program intervensi gizi yang menyasar keluarga-keluarga rentan di wilayah Kelurahan Sindangsari.

Melalui pelatihan ini, Ayep Zaki berharap sinergi antara pemerintah, kader posyandu, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menghadapi persoalan stunting.

“Jika masyarakat sehat, kualitas SDM meningkat, maka masa depan Kota Sukabumi akan jauh lebih baik,” pungkasnya. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru