Triwulan I 2026, BPBD Sukabumi Catat 118 Bencana, Kerugian Capai Rp5 Miliar

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPT ambruk di sekitar bantaran Sungai Cisuda Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, pada beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa

TPT ambruk di sekitar bantaran Sungai Cisuda Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, pada beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa

LITERASI MEDIA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat sebanyak 118 kejadian bencana terjadi selama triwulan pertama tahun 2026. Rangkaian bencana tersebut menimbulkan kerugian materil yang ditaksir mencapai sekitar Rp5 miliar.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Suhendar, mengatakan bahwa luas area terdampak bencana mencapai 3.382 hektare. Selain itu, tercatat 15 unit bangunan mengalami rusak berat, 20 unit rusak sedang, dan 66 unit rusak ringan.

“Total kejadian selama tiga bulan pertama tahun ini mencapai 118 kejadian dengan berbagai dampak kerusakan dan kerugian,” ujar Suhendar, Rabu (22/4).

Baca Juga :  1.685 Pencaker Serbu Job Fair Sukabumi 2026, Kadisnaker Sebut 60 Persen Peserta dari Luar Kota

Ia merinci, pada Januari terjadi 44 kejadian bencana, kemudian Februari sebanyak 28 kejadian, dan Maret meningkat menjadi 46 kejadian.

Berdasarkan jenisnya, cuaca ekstrem menjadi bencana yang paling dominan dengan 99 kejadian. Selain itu, terdapat 10 kejadian kebakaran di area permukiman, 6 kejadian tanah longsor, serta 3 kali gempa bumi.

“Nilai kerugian terbesar berasal dari bencana kebakaran dengan nilai kerugian kurang lebih Rp2,3 juta,” jelasnya.

Jika dilihat berdasarkan wilayah, Kecamatan Baros menjadi daerah paling terdampak dengan 24 kejadian bencana. Disusul Kecamatan Gunungpuyuh dan Warudoyong masing-masing 18 kejadian, Kecamatan Lembursitu dan Cikole masing-masing 16 kejadian, Kecamatan Citamiang 14 kejadian, serta Kecamatan Cibeureum sebanyak 12 kejadian.

Baca Juga :  Lindungi Generasi Muda, Ayep Zaki Ajak Orang Tua Sukseskan Pelaksanaan BIAS 2026

Suhendar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mengantisipasi risiko banjir saat hujan deras.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada dan menjaga lingkungan agar terhindar dari dampak bencana, khususnya banjir saat curah hujan tinggi,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru