LITERASI MEDIA – Usai dilantik menjadi Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Rahmat Iskandar, saat ini tengah melakukan konsolidasi internal dengan jajarannya termasuk menyesuaikan dengan program yang sudah ada. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kinerja, khususnya pelayanan kepada masyarakat.
“Ini hari ke-8 saya sebagai Kadisporapar, tentu kalau dari segi program saya menyesuaikan dengan program yang sudah ada, apalagi program kerja pak wali untuk kita harus sukseskan,” ujar Rahmat, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (29/8).
APBD Kota Sukabumi terkait dengan program kegiatan disporapar ini, kata Rahmat, sudah berjalan, baik yang murni maupun perubahan 2025. Maka dari itu, dirinya datang harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada.
“Jadi yang saya lakukan pertama adalah konsolidasi internal kemudian juga memastikan pendapatan daerah yang dikelola oleh Disporapar dikelola secara proper, kemudian juga melibatkan seluruh unsur dinas yang berkepentingan,” terangnya.
Dirinya berharap dengan namanya Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata ini menunjukkan bahwa arti kepemudaan itu identik dengan semangat, gairah, inovasi, dan kreatif. Kemudian olahraga identik dengan kesehatan, kebugaran dan sebagainya. Sedangkan pariwisata identik dengan happy-happy atau jalan-jalan,” ucapnya.
“Alhamdulillah mudah-mudahan kita bisa semakin memberikan kebahagiaan kepada masyarakat kota Sukabumi, karena intinya keberadaan pemerintah itu adalah untuk masyarakat membahagiakan dan mensejahterakan,” imbuhnya.
Kedepan, kata Rahmat, semangat yang sedang digembar-gemborkan oleh pimpinan dan khusus Disporapar adalah semangat kolaborasi. Pihaknya ingin tugas-tugas pengembangan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata ini dilaksanakan secara kolaboratif melibatkan seluruh stakeholder yang berkepentingan.
“Saya berharap tugas-tugas pengembangan kepemudaan olahraga dan kepariwisataan ini dilaksanakan secara kolaboratif melibatkan seluruh stakeholder yang berkepentingan ya, akademisi bisnis, komunitas, government itu sendiri, dan media,” pungkasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









