159 Rutilahu di Kota Sukabumi Dapat Bantuan dari Pemprov Jabar

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim DPUTR saat melakukan Monev realisasi rutilahu di salah satu Kecamatan di Kota Sukabumi. Foto: Istimewa.

Tim DPUTR saat melakukan Monev realisasi rutilahu di salah satu Kecamatan di Kota Sukabumi. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Sebanyak 159 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) mendapat bantuan perbaikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar). Program tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman (Perkim) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Rinaldy Adzany, memgatakan bahwa seluruh bantuan perbaikan Rutilahu tahun ini murni bersumber dari anggaran Pemprov Jabar, tanpa dukungan dana dari pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, tahun 2025 Kota Sukabumi mendapatkan alokasi sebanyak 159 unit bantuan Rutilahu yang seluruhnya berasal dari anggaran provinsi. Untuk tahun ini memang tidak ada alokasi dari pusat,” ujarnya, belum lama ini.

Ia menjelaskan, bantuan Rutilahu akan tersebar di enam kelurahan, yakni Selabatu, Sindangpalay, Cikondang, Nanggeleng, Citamiang, dan Cipanengah. Seluruh proses pelaksanaan dilakukan secara digital melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) agar transparansi dan akuntabilitas dapat terjamin.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Sukabumi Soroti Penggunaan Dana BTT untuk Dua Proyek Infrastruktur

“Anggarannya tidak melalui kas daerah, melainkan langsung disalurkan ke Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di masing-masing kelurahan. Dengan sistem ini, penyaluran bantuan menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan efisien,”jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Jabar memegang kendali penuh, mulai dari proses penganggaran, verifikasi penerima, hingga penyaluran dana. Adapun Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berperan dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta memastikan program berjalan sesuai rencana bersama tim fasilitator provinsi.

“Kami di DPUTR berperan dalam pendampingan dan pemantauan. Sedangkan teknis di lapangan dijalankan oleh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang ditugaskan langsung oleh provinsi,” terangnya.

Meski demikian, pelaksanaan program Rutilahu tidak lepas dari tantangan, terutama terkait kemampuan swadaya masyarakat penerima bantuan. Sebab, program ini menekankan prinsip gotong royong dan partisipasi aktif warga dalam proses perbaikan rumah mereka.

“Rutilahu ini berbasis swadaya. Artinya, penerima bantuan juga ikut berkontribusi dalam proses pembangunan. Namun, keterbatasan kemampuan masyarakat untuk berswadaya sering kali menjadi kendala utama di lapangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Parkir Liar di Sukabumi Disorot, Dishub Sebut Minimnya Personil Jadi Kendala

Berdasarkan data DPUTR, lanjut dia, ada lebih dari 3.000 unit rumah di Kota Sukabumi masih tergolong tidak layak huni dan membutuhkan penanganan secara bertahap.

“Kita masih punya pekerjaan rumah besar. Data terakhir menunjukkan ada lebih dari tiga ribu rumah yang belum layak huni. Dengan keterbatasan anggaran, kami terus berupaya agar secara bertahap seluruhnya dapat tertangani,” jelasnya.

Program Rutilahu menjadi langkah konkret pemerintah dalam mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui kolaborasi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Sukabumi, diharapkan semakin banyak warga yang dapat menikmati tempat tinggal yang aman dan nyaman.

“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tapi juga simbol martabat dan kesejahteraan keluarga. Karena itu, kami berharap program ini terus berlanjut dan memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat Sukabumi,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru