Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Penataan Batas Wilayah dan Perluasan Kota

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses penataan batas dan perluasan wilayah Kota Sukabumi. Hal itu ia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat pada Rabu (13/8).

Ia memaparkan usulan penggabungan sembilan kecamatan dari wilayah Kabupaten Sukabumi ke Kota Sukabumi, yakni Gegerbitung, Cireunghas, Kebonpedes, Sukaraja, Sukalarang, Sukabumi, Cisaat, Gunungguruh, dan Kadudampit.

“Kajian sudah selesai dan sudah kami serahkan ke Komisi I. Semoga segera ada rekomendasi agar dapat kami bawa ke Komisi II DPR RI,” ujar Ayep Zaki.

Baca Juga :  DPRD Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Tata Kelola Keuangan Pemkab Sukabumi Tetap Jadi Sorotan

Ia menegaskan, rencana ini bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, melainkan demi percepatan pembangunan kota yang memerlukan tambahan kawasan untuk industri, wisata, dan sektor strategis lainnya.

Rapat kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Taufik Hidayat, tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kota Sukabumi, perangkat daerah terkait seperti Bappeda dan Bagian Tata Pemerintahan, OPD teknis, serta perwakilan pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Pastikan Kenyamanan dan Keselamatan, DPUTR Kota Sukabumi Tangani Jalan Rusak

Agenda utama membahas evaluasi penataan daerah, meliputi pembentukan dan penyesuaian daerah, termasuk tata batas, kewilayahan, serta penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan usulan perluasan wilayah dari 48 km² menjadi 378 km² dan penambahan kecamatan dari 7 menjadi 16. Wali Kota Sukabumi berharap Kota Sukabumi mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperluas ruang pengembangan pembangunan yang lebih terukur, akuntabel, dan selaras dengan regulasi. (***)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru