Wali Kota Sukabumi: Pesantren Adalah Benteng Moral dan Penggerak Kemajuan

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat memberikan sambutan dalam Halaqoh Transformasi untuk Kebangkitan Pondok Pesantren yang digelar di salah satu hotel di Jalan Siliwangi, pada Kamis (14/8). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat memberikan sambutan dalam Halaqoh Transformasi untuk Kebangkitan Pondok Pesantren yang digelar di salah satu hotel di Jalan Siliwangi, pada Kamis (14/8). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran penting dalam mempersatukan masyarakat dan membangun daerah.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam Halaqoh Transformasi untuk Kebangkitan Pondok Pesantren yang digelar di salah satu hotel di Jalan Siliwangi, pada Kamis (14/8).

Acara ini dihadiri K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, serta para ajengan dan kiai se-Sukabumi.

Dalam sambutannya, Ayep Zaki, mengungkapkan bahwa Kota Sukabumi memiliki sejarah panjang dalam perjalanan kepesantrenan, di mana pada masa lalu pesantren menjadi pusat perjuangan dan pergerakan pahlawan berlandaskan keimanan dan nasionalisme.

“Sukabumi ini dipersatukan oleh pondok pesantren. Kita bersama-sama membangun Sukabumi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Sukabumi Sambut Pemeriksaan BPK Jabar, Tata Kelola RSUD Jadi Perhatian

Ia menegaskan komitmen menjadikan pesantren sebagai mitra strategis untuk mewujudkan visi “Masyarakat Kota Sukabumi yang Inovatif, Mandiri, Agamis, dan Nasionalis” 2025–2030.

Dia menilai pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga benteng moral dan penggerak ekonomi umat. Komitmen ini akan disinergikan dengan pengurus Forum Pondok Pesantren Sukabumi Bersatu (FPSB) yang baru dikukuhkan.

Ia pun mengapresiasi inisiatif FPSB menggelar halaqoh ini dan mengajak seluruh pihak memanfaatkan momentum tersebut untuk memodernisasi kurikulum pesantren.

Meski demikian, moderninsasi ini harus tanpa kehilangan khittah keagamaan, memperkuat jaringan antar pesantren dan lembaga pendidikan lainnya, serta mendorong santri menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Kota Sukabumi Kritisi Pembentukan Tim 10

Sementara itu, K.H. Ma’ruf Amin dalam pesannya menekankan tiga fungsi utama pesantren. Pertama, sebagai pusat pendidikan, tidak hanya untuk ilmu agama tetapi juga pengembangan pendidikan vokasi dan teknologi.

Kedua, sebagai pusat dakwah yang menyebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin secara santun dan menghindari kekerasan. Ketiga, sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi berbasis syariah dan korporasi pesantren.

Ma’ruf Amin berharap sinergi antara pemerintah, pesantren, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat peran pesantren dalam membangun masyarakat yang sejahtera, religius, dan berdaya saing.

“Dengan kolaborasi, kita bisa membawa Sukabumi menuju kemajuan yang lebih baik, dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru