‎Empat JPTP Kosong di Kota Sukabumi, Begini Tanggapan Kepala BKPSDM

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKPSDM Kota Sukabumi, Didin Syarifudin, saat diwawancarai. Foto: Istimewa.

Kepala BKPSDM Kota Sukabumi, Didin Syarifudin, saat diwawancarai. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi, Didin Syarifudin, menyebutkan banyak pejabat eselon III yang sudah memenuhi syarat untuk menduduki jabatan eselon II.

Oleh karena itu, open bidding untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) diperkirakan akan diikuti lebih banyak peserta. Ia menambahkan, posisi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dapat diisi oleh pejabat berlatar belakang dokter maupun perawat.

‎Sementara untuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), tidak harus berasal dari tenaga pendidik, karena mantan guru yang sudah menjabat eselon III pun dapat mengikuti seleksi.

‎”Wali Kota Sukabumi memberi sinyal adanya mutasi pejabat eselon II. Beliau mengatakan, Insya Allah akan ada mutasi eselon II. Bagi kinerjanya kurang baik siap untuk dievaluasi,” ujar Didin, Selasa (26/8).

‎ia menjelaskan, evaluasi pejabat dilakukan dengan mekanisme siklus pendek, yakni setiap tiga bulan atau enam bulan sekali. Indikatornya antara lain pencapaian dokumen perencanaan, pengisian jabatan yang kosong, hingga tingkat kehadiran pegawai yang kini terpantau lewat sistem absensi android.

‎”Kalau di PSDM, indikatornya misalnya jabatan kosong bisa terisi 80 persen,” katanya.

‎Didin menyampaikan bahwa ada empat JPTP yang akan diseleksi, diantaranya Direktur RSUD R Syamsudin SH, Kepala Dinkes, Kepala Disdikbud, serta Kepala BKPSDM yang akan kosong per 1 Oktober mendatang.

‎Ia menambahkan, ada pula dua jabatan tinggi pratama dengan pengaturan khusus sesuai UU Nomor 17 Tahun 2023, PP Nomor 28 Tahun 2024, dan Permenkes Nomor 49 Tahun 2016 tentang struktur organisasi Dinas Kesehatan.

‎Untuk pimpinan rumah sakit, syaratnya adalah tenaga medis atau tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi manajemen rumah sakit. “Tenaga medis itu meliputi dokter, dokter spesialis, dan dokter gigi,” jelasnya.

‎Didin menegaskan, filosofi dari evaluasi kinerja bukan semata-mata menggeser pejabat, melainkan menempatkan orang dengan kinerja terbaik di posisi yang lebih strategis.

‎“Kalau kinerjanya sangat bagus, justru dibutuhkan untuk membangun perangkat daerah lain yang lebih besar,” ucapnya.

Baca Juga :  DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama

Dengan demikian, rotasi dan mutasi dipastikan berbasis merit system, bukan faktor kedekatan personal. ‎Selain itu, ia menilai kualitas SDM aparatur di Kota Sukabumi sudah cukup mumpuni untuk menduduki jabatan-jabatan strategis.

‎Hal ini terlihat dari capaian kinerja perangkat daerah yang terus membaik, serta kesiapan pejabat dalam memenuhi persyaratan administratif dan kompetensi manajerial.

‎“Jadi saya optimistis, dalam open bidding nanti akan banyak calon yang kompetitif,” imbuhnya.

‎Ia pun mengingatkan bahwa proses seleksi terbuka ini harus dijalankan secara transparan dan akuntabel. ‎Masyarakat, lanjutnya, berhak mengetahui tahapan dan hasil seleksi, sehingga kepercayaan publik terhadap birokrasi tetap terjaga.

‎“Prinsipnya keterbukaan. Kami ingin masyarakat yakin bahwa siapa pun yang terpilih nanti adalah yang terbaik sesuai aturan dan kebutuhan organisasi,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru