Museum Prabu Siliwangi dan Museum Keramik Ponpes Dzikir Al-Fath Resmi Tempati Gedung Baru

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Museum Prabu Siliwangi dan Museum Keramik yang berlokasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi resmi menempati gedung baru yang lebih representatif setelah melalui proses penelitian dan identifikasi koleksi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Peresmian kedua museum tersebut dilakukan oleh Direktur Warisan Budaya Ditjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Agus Widiatmoko, dan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, serta sejumlah tokoh budaya dari tingkat provinsi maupun Kota Sukabumi.

Pimpinan Ponpes Modern Dzikir Al-Fath, KH. Muhammad Fajar Laksana, menjelaskan bahwa pemindahan museum dilakukan setelah BRIN melakukan penelitian terhadap koleksi museum sebanyak enam kali.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Sukabumi Buka Rangkaian Kegiatan Harhubnas 2025

Dari hasil penelitian tersebut, berbagai benda koleksi telah melalui proses pemilahan, identifikasi, dan pengkajian sehingga diketahui memiliki nilai sejarah dan artefak yang tinggi.

“Jadi dari hasil kajian itu menunjukkan bahwa gedung lama sudah tidak lagi memadai untuk menampilkan koleksi bersejarah yang terus bertambah dan memiliki nilai penting. Karena itu, Museum Prabu Siliwangi dipindahkan ke gedung baru yang dinilai lebih layak untuk mendukung pelestarian sekaligus edukasi kepada masyarakat,” ujarnya, kepada awak media, Kamis (6/8).

Selain itu, rekomendasi dari para arkeolog dan sejarawan BRIN mendorong pengelola untuk memisahkan koleksi keramik dari Museum Prabu Siliwangi. Pasalnya, jumlah koleksi keramik yang telah teridentifikasi mencapai hampir 500 jenis dengan karakteristik dan nilai sejarah yang beragam.

Baca Juga :  Duta Pelayanan RSUD R Syamsudin SH Sukabumi Dapat Apresiasi Pengunjung

Atas rekomendasi tersebut, dibangun ruang khusus yang kemudian menjadi Museum Keramik. Sebelumnya, seluruh koleksi keramik masih dipamerkan bersama koleksi Museum Prabu Siliwangi.

“Hasil penelitian menunjukkan koleksi keramik memiliki nilai sejarah dan nilai artefak yang sangat tinggi. Karena itu, kami membuat museum khusus keramik, sementara Museum Prabu Siliwangi dipindahkan ke gedung baru yang lebih representatif,” katanya.

Dengan diresmikannya kedua museum tersebut, diharapkan pelestarian benda-benda bersejarah di Sukabumi semakin optimal sekaligus memperkuat fungsi museum sebagai pusat edukasi, penelitian, dan pengembangan kebudayaan bagi masyarakat. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

HUT ke-106 RSUD R. Syamsudin SH, Ayep Zaki Tekankan Integritas dan Transparansi
HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Targetkan Tanam 1.000 Pohon hingga 2030
Polres Sukabumi Gelar Razia Tempat Hiburan Malam, 532 Botol Miras Disita
DPUTR Kota Sukabumi Bersama Lintas Sektor Gelar Kerja Bakti Bersihkan Saluran Sungai
Dua Target Operasi Antik Lodaya Ditangkap di Sukabumi, Polisi Sita 27,51 Gram Sabu
Dorong Investasi Lebih Terarah, Bappeda Kota Sukabumi Siapkan Kajian RUPM
Jelang Reakreditasi 2026, RSUD R. Syamsudin SH Gelar Pitstop Kompetensi Dasar SDM
Respons Putusan MK, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Turunkan Foto Wapres Gibran
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:47 WIB

HUT ke-106 RSUD R. Syamsudin SH, Ayep Zaki Tekankan Integritas dan Transparansi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:54 WIB

HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Targetkan Tanam 1.000 Pohon hingga 2030

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Polres Sukabumi Gelar Razia Tempat Hiburan Malam, 532 Botol Miras Disita

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:12 WIB

DPUTR Kota Sukabumi Bersama Lintas Sektor Gelar Kerja Bakti Bersihkan Saluran Sungai

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Dua Target Operasi Antik Lodaya Ditangkap di Sukabumi, Polisi Sita 27,51 Gram Sabu

Berita Terbaru