Bukan dari APBD, Bantuan Kursi Roda dan Alat Bantu Dengar Disalurkan Lewat Program Beraksi

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Beraksi (Berbagi Berkah dengan Kolaborasi), Jumat (25/9).

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi TP-PKK Kota Sukabumi bersama Dinas Sosial (Dinsos), Palang Merah Indonesia (PMI), serta sejumlah pihak ketiga yang turut memberikan dukungan.

Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengatakan bahwa dalam kegiatan kali ini bantuan diberikan kepada warga yang membutuhkan seperti alat bantu seperti kursi roda dan alat bantu dengar. Selain itu, bantuan lain juga disalurkan sesuai dengan kebutuhan penerima.

Ranty menjelaskan, sasaran penerima bantuan ditentukan berdasarkan aduan dan informasi dari masyarakat. Namun pada pelaksanaan kali ini, bantuan diberikan kepada dua warga yang berdomisili di wilayah Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Baca Juga :  Perda Mihol Disorot, Satpol PP Akui Evaluasi Operasi dan Siap Tingkatkan Pengawasan

Program Beraksi menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan alat bantu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mengingat kebutuhan terhadap alat bantu seperti kursi roda cukup banyak, penyalurannya dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan dan ketersediaan bantuan.

Menariknya, bantuan dalam program tersebut tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pembiayaan berasal dari semangat gotong royong atau rereongan, dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki kepedulian untuk membantu masyarakat.

Baca Juga :  Perda Larangan Mihol Ada, Tapi Tak Jalan? Ormas Sukabumi Bongkar Fakta di Lapangan

Lebih lanjut, kata Ranty, TP-PKK Kota Sukabumi dalam hal ini berperan sebagai penghubung dan fasilitator agar bantuan dari pihak yang peduli dapat disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

“Ini bukan anggaran APBD, tetapi anggaran rereongan atau dari pihak ketiga yang memang mau membantu. Kami hanya menjalankan dan menjadi penyambung agar bantuan tersebut bisa sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ranty, kepada awak media.

Melalui kolaborasi tersebut, TP-PKK Kota Sukabumi berharap semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu, khususnya mereka yang memerlukan alat bantu untuk menunjang aktivitas dan mobilitas sehari-hari. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Tekan Angka Kemiskinan, Kecamatan Warudoyong Perkuat Kolaborasi Bantu Kelompok Rentan
Data Bansos Bermasalah? Dinsos Kota Sukabumi Kini Hadirkan Program Gerebeg Desil
Lapas Sukabumi Hadir di Tengah Masyarakat, Puluhan Paket Sembako Disalurkan
Usai Ngoet Fest x SantaSea Tuai Polemik, Ini Respons Disporapar Kota Sukabumi
SAPMA PP Soroti Polemik Ngoet Fest x SantaSea: Kalau Aturan Ada, Pemerintah Harus Tegakkan
Realisasi 86 Persen, Kecamatan Gunungpuyuh Bidik Peningkatan PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Ayep Zaki Resmikan Sukabumi Smart AI, Kebijakan Pemerintah Bakal Makin Berbasis Data
Lapas Sukabumi Gelar Sidak Gabungan, Puluhan Barang Terlarang Diamankan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:43 WIB

Tekan Angka Kemiskinan, Kecamatan Warudoyong Perkuat Kolaborasi Bantu Kelompok Rentan

Jumat, 25 September 2026 - 16:18 WIB

Data Bansos Bermasalah? Dinsos Kota Sukabumi Kini Hadirkan Program Gerebeg Desil

Jumat, 25 September 2026 - 13:43 WIB

Bukan dari APBD, Bantuan Kursi Roda dan Alat Bantu Dengar Disalurkan Lewat Program Beraksi

Jumat, 25 September 2026 - 12:12 WIB

Lapas Sukabumi Hadir di Tengah Masyarakat, Puluhan Paket Sembako Disalurkan

Kamis, 24 September 2026 - 16:06 WIB

Usai Ngoet Fest x SantaSea Tuai Polemik, Ini Respons Disporapar Kota Sukabumi

Berita Terbaru