Optimistis Capai Aset Rp500 Miliar, BPR Kota Sukabumi Perkuat Dana dan Layanan

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama BPR Kota Sukabumi, Sutrisno Priyosuryono, dalam wawancara perdananya bersama sejumlah media, Rabu (8/9).

Direktur Utama BPR Kota Sukabumi, Sutrisno Priyosuryono, dalam wawancara perdananya bersama sejumlah media, Rabu (8/9).

LITERASI MEDIA — Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan pertumbuhan aset Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Sukabumi mencapai Rp500 miliar dalam lima tahun ke depan. Target tersebut meningkat sepuluh kali lipat dari posisi saat ini yang berada di kisaran Rp50 miliar.

Target ambisius ini disampaikan oleh Direktur Utama BPR Kota Sukabumi, Sutrisno Priyosuryono, dalam wawancara perdananya bersama sejumlah media, Rabu (8/9/). Ia menilai target tersebut menantang, namun tetap realistis dengan dukungan kinerja keuangan yang solid.

“Target ini sangat menantang, baik bagi saya pribadi maupun BPR. Tapi bukan hal yang mustahil,” ujar Sutrisno.

Sutrisno menjelaskan, kondisi fundamental BPR saat ini tergolong sangat baik. Rasio Kecukupan Permodalan (KPMM) mencapai 60 persen, jauh di atas ketentuan minimum 12 persen.

Return on Asset (ROA) berada di angka 5 persen, melebihi standar sehat sebesar 2 persen, dan rasio BOPO (biaya operasional terhadap pendapatan operasional) tercatat 69 persen, di bawah ambang batas kategori sehat 85 persen.

Kinerja positif tersebut juga mendapat pengakuan eksternal. Pada Agustus 2025, BPR Kota Sukabumi meraih predikat “Sangat Bagus” untuk kinerja tahun 2024 dari Majalah Infobank.

Baca Juga :  Klarifikasi Anak Almarhum Yunus Suhandi dengan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi

“Rasio-rasio inti kita sangat bagus. Ini modal besar untuk tumbuh,” tegas Sutrisno.

Meski demikian, tantangan utama BPR masih terletak pada penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang relatif kecil. Hingga akhir 2024, total DPK baru mencapai Rp22,8 miliar, jauh di bawah potensi yang seharusnya dapat mencapai lebih dari Rp100 miliar untuk bank dengan modal serupa.

“Nasabah kita masih sedikit dan kepercayaan masyarakat perlu ditingkatkan. Itu fokus utama kami ke depan,” jelasnya.

Untuk memperluas basis nasabah, BPR Sukabumi akan melakukan ekspansi di luar segmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menyasar masyarakat umum dan pelaku usaha produktif. Sejumlah produk baru sedang disiapkan, seperti tabungan rencana umroh, tabungan pendidikan, dan tabungan hari raya.

“Kita harus aktif menjemput bola. Saya ingin BPR Sukabumi menjadi bank pilihan masyarakat, tidak hanya bagi ASN,” kata Sutrisno.

Selain meningkatkan DPK, BPR juga akan memperkuat pembiayaan produktif, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) serta pembiayaan proyek kontraktor rekanan pemerintah daerah dengan sistem tertutup (close system). Strategi ini diharapkan dapat menurunkan biaya dana (cost of fund) sekaligus meningkatkan daya saing.

Baca Juga :  Leni Liawati Serap Aspirasi Warga dalam Reses DPRD Kabupaten Sukabumi di Cisolok, Simpenan, Hingga Palabuhanratu

“Kalau masyarakat banyak menabung di kita, cost of fund turun, dan kita bisa bersaing dengan BPR lain bahkan bank umum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sutrisno menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terus bergantung pada penyertaan modal pemerintah daerah. Pertumbuhan ke depan akan difokuskan melalui peningkatan laba dan ekspansi pasar secara mandiri.

“Saya ingin BPR ini besar dengan kakinya sendiri. Kalau target aset Rp500 miliar tercapai, laba bisa mencapai Rp25 miliar dan modal tumbuh dua kali lipat. Itu sangat realistis,” tegasnya.

Dengan rasio keuangan yang sehat dan arah strategi yang jelas, BPR Kota Sukabumi optimistis dapat mencapai target pertumbuhan tersebut. Namun Sutrisno menekankan, dukungan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan.

“Yuk, jadi nasabah. Kalau masyarakat percaya dan mendukung, pertumbuhan itu bisa kita capai bersama,” tutupnya. (Kio).

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru