Wali Kota Sukabumi Lantik Pejabat Eselon II dan Direktur Perumda BPR

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Direktur Perumda BPR Pemerintah Kota Sukabumi yang digelar pada Rabu (8/10) di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan pribadi, saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang hari ini telah resmi dilantik. Jalankan amanah dengan jujur, berintegritas, dan tingkatkan kinerja untuk kemajuan Kota Sukabumi,” ujar Ayep Zaki dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa mutasi dan promosi merupakan hal wajar dalam birokrasi, sebagai langkah untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus memperkuat efektivitas organisasi perangkat daerah.

Baca Juga :  Layanan Kemoterapi Kini Bisa Diakses BPJS di Sukabumi

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota melantik sejumlah pejabat Eselon II, yakni Ida Halimah sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Taufik Hidayah sebagai Kepala BKPSDM, Novian Restiadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Yanyan Rusyandi sebagai Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H. Selain itu, turut dilantik Sutrisno Priyosuryono sebagai Direktur Perumda BPR Kota Sukabumi.

Kepada Kepala Dinas Kesehatan, Wali Kota Sukabumi berpesan agar pengelolaan BLUD RSUD Al-Mulk dilakukan secara profesional dengan memperkuat kemandirian fiskal serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di 15 puskesmas di bawah koordinasi Dinas Kesehatan.

Sementara kepada Kepala BKPSDM, ia menekankan pentingnya akselerasi manajemen talenta dalam proses promosi dan mutasi pegawai, serta perlunya kajian terhadap efisiensi belanja pegawai yang telah melampaui 30 persen.

Baca Juga :  Jelang Aksi Demo, Sejumlah Toko di Kota Sukabumi Tutup

Khusus bagi Kepala Dinas Pendidikan, Wali Kota memberikan arahan agar segera berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk menjadwalkan pertemuan bersama Menteri, sekaligus menertibkan pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan.

Adapun kepada Direktur RSUD R. Syamsudin dan Direktur Perumda BPR, Wali Kota menekankan pentingnya sinergi dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sebagai BUMD dan BLUD, rumah sakit dan BPR memiliki peran penting dalam membangun kekuatan fiskal daerah. Kelola dengan profesional dan transparan agar Sukabumi memiliki fiskal yang tangguh,” ujar H. Ayep Zaki.

Ia menutup sambutan dengan ajakan agar seluruh jajaran pemerintah tetap kompak, solid, dan bersatu dalam mewujudkan visi Kota Sukabumi yang maju dengan fiskal kuat. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi
Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak
10 Trofi dan 3 Gelar Beruntun! Persib Resmi Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia
Persib Juara, Flare Menyala di Sukabumi! Euforia Bobotoh Tak Terbendung
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:54 WIB

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WIB

Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:35 WIB

Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru