Hubungan DPRD dan Wali Kota Sukabumi Memanas, Diakhiri dengan Sikap Negarawan Ayep Zaki

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kota Sukabumi menyesalkan ucapan Wali Kota Ayep Zaki yang dinilai tidak pantas. Ayep merespons dengan permintaan maaf terbuka demi menjaga keharmonisan.

DPRD Kota Sukabumi menyesalkan ucapan Wali Kota Ayep Zaki yang dinilai tidak pantas. Ayep merespons dengan permintaan maaf terbuka demi menjaga keharmonisan.

LITERASI MEDIA – Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait munculnya polemik antara DPRD dan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki.

Dalam konferensi pers di Gedung DPRD, Wawan menegaskan bahwa lembaganya menyesalkan ucapan Wali Kota yang dianggap tidak pantas disampaikan kepada DPRD pada Rabu, 8 Oktober 2025.

“Kami DPRD Kota Sukabumi menyesalkan ucapan Bapak Wali Kota yang kami nilai tidak pantas diucapkan oleh seorang pejabat publik. Dalam dinamika pemerintahan, perbedaan pandangan wajar terjadi, namun hendaknya disampaikan dengan bahasa santun dan saling menghormati,” ujar Wawan.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di ruang khusus sebelum acara pelantikan lima pejabat struktural di lingkungan Pemkot Sukabumi.

Wawan mengaku hadir bersama anggota Komisi I DPRD, Opik, saat Wali Kota menyampaikan pernyataan bernada tinggi tanpa salam pembuka.

“Beliau langsung berbicara dengan nada tinggi. Kami datang untuk menghadiri pelantikan, bukan untuk berdebat, namun justru mendengar ucapan yang tidak pantas,” ungkapnya.

Wawan berharap agar Wali Kota segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka sebagai bentuk tanggung jawab moral dan keteladanan seorang pemimpin daerah.

Baca Juga :  Soal Tuntutan Rangkap 3 Jabatan Hingga Tim Percepatan Pembangunan, Ayep Zaki Beberkan Hal Ini

“Demi menjaga suasana kondusif dan marwah pemerintahan, kami meminta Pak Wali Kota menyampaikan permintaan maaf terbuka. Kami bukan lawan politik, kami mitra sejajar,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPRD tetap berkomitmen untuk bekerja profesional, menjaga kehormatan lembaga, dan mengutamakan kepentingan rakyat. “Kami ingin hubungan eksekutif dan legislatif tetap harmonis dan saling menghargai,” kata Wawan.

Menanggapi pernyataan DPRD, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki langsung menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada DPRD dan masyarakat Kota Sukabumi. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut murni spontanitas dan tidak dilandasi niat buruk terhadap siapapun.

“Saya minta maaf kepada seluruh warga Sukabumi bila peristiwa ini dianggap meresahkan. Kejadian itu spontan, bukan karena niat tidak baik,” ujar Ayep Zaki.

Ia menjelaskan telah mengirimkan surat resmi permintaan maaf kepada DPRD sebelum konferensi pers digelar. Surat tersebut juga ditandatangani oleh Wakil Wali Kota dan dikirim sebelum pukul 12 siang.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Hadiri Rakor Pembahasan Kuota Haji dan Umrah, Ini yang Dibahas!

“Surat resmi permintaan maaf sudah kami kirim. Isinya menyampaikan penyesalan dan komitmen menjaga hubungan baik antara eksekutif dan legislatif,” katanya.

Ayep menegaskan, pihaknya sependapat dengan DPRD bahwa kedua lembaga adalah mitra sejajar yang harus bekerja sama membangun pemerintahan yang profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“DPRD bukan bawahan, bukan pula lawan politik. Kami mitra sejajar yang sama-sama mengemban amanah rakyat,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta menolak segala bentuk titipan proyek maupun jabatan.

“Semua proses harus sesuai aturan. Saya tidak akan mengakomodasi titipan proyek atau jabatan dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Ayep berharap polemik ini menjadi pembelajaran untuk memperkuat komunikasi antara eksekutif dan legislatif.

“Saya yakin dari dinamika ini akan lahir kebaikan. Mari kita bangun Sukabumi yang damai, profesional, dan berpihak pada rakyat,” tutupnya. (Kio).

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru