Gelar Rapat Paripurna, Pemkot Sukabumi Bareng DPRD Bahas RAPBD Tahun Anggaran 2026

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi bersama DPRD mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026.

Pembahasan itu ditandai dengan penyampaian penjelasan resmi oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dalam rapat paripurna DPRD di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Senin (10/11).

Dalam pemaparannya, Ayep menegaskan bahwa penyusunan RAPBD 2026 telah mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 104 dan 105 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Pemkot Sukabumi telah menyerahkan rancangan APBD kepada DPRD sejak 29 September 2025, untuk dibahas secara bersama sebelum akhir tahun anggaran berjalan.

“Rancangan ini kami susun secara hati-hati, mempertimbangkan indikator ekonomi daerah dan nasional. Pendapatan daerah tahun 2026 direncanakan sebesar Rp1,175 triliun, dengan belanja daerah mencapai Rp1,186 triliun, dan pembiayaan sebesar Rp10,861 miliar,” ungkap Ayep.

Meski begitu, Ayep mengakui adanya tantangan besar dalam penyusunan RAPBD kali ini. Pemerintah Kota Sukabumi mengalami pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp159 miliar.

Baca Juga :  Polemik Stadion Surya Kencana, DPRD Soroti PKS dan Potensi PAD dari Pajak Hiburan

Kondisi tersebut memaksa pemerintah daerah menyiapkan langkah-langkah efisiensi tanpa mengorbankan program prioritas.

“Ya, memang ada pengurangan sekitar Rp159 miliar. Tapi kami tidak tinggal diam. Kami bersama Ketua DPRD akan menghadap langsung ke Kementerian Keuangan untuk memperjuangkan agar pengurangan tersebut bisa dikompensasi atau dikembalikan tahun depan,” tegas Ayep.

Menurutnya, Pemkot Sukabumi memiliki rekam jejak pengelolaan keuangan yang baik. “Realisasi belanja kita termasuk yang terbaik, bahkan menempati peringkat ketiga nasional. Pendapatan daerah juga stabil, jadi tidak ada alasan bagi pemerintah pusat untuk melakukan pemotongan terlalu dalam,” ujarnya.

Di tengah situasi ini, Ayep memastikan bahwa sektor-sektor penting seperti pelayanan publik, kesejahteraan pegawai, dan kegiatan kemasyarakatan tetap aman dalam RAPBD 2026.

Baca Juga :  PMII Sukabumi Kritik Keras Penggunaan Stadion untuk Kegiatan Non-Olahraga

“Kami akan melakukan efisiensi di sektor operasional dan pembangunan fisik. Tapi untuk belanja wajib, kegiatan masyarakat, dan insentif pegawai, tetap kami jaga. Ini bentuk komitmen agar pelayanan publik tetap optimal,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah eksekutif memperjuangkan dana tersebut ke pemerintah pusat.

“Kami siap mendampingi Pak Wali ke Kementerian Keuangan. Pengurangan Rp159 miliar itu berasal dari penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional, namun kami nilai kebijakan itu kurang adil. Sukabumi punya kinerja anggaran yang baik, jadi seharusnya mendapatkan penghargaan, bukan pengurangan,” kata Wawan.

Menurut Wawan, DPRD dan Pemkot berkomitmen menjaga agar struktur belanja daerah tetap sehat dan berpihak pada pelayanan publik.

“Belanja pegawai sudah kami kunci agar tidak terganggu. Sekarang fokusnya bagaimana kita memastikan pembangunan tetap berjalan meski dengan keterbatasan,” pungkasnya. (Boy)

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru