Jelang Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan di Suspension Bridge Situ Gunung Menurun

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Jumlah kunjungan ke destinasi wisata Jembatan Gantung Situ Gunung, yang berada di kawasan Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, menunjukkan penurunan yang signifikan menjelang akhir tahun 2025.

Staf Marketing Pengelola Jembatan Gantung Situgunung, Lia Melia, mengungkapkan bahwa penurunan ini dipicu oleh intensitas curah hujan, termasuk banyak-banyak destinasi wisata lain yang ada di Sukabumi.

“Penurunan ini terbilang signifikan, hampir sekitar 50 persen. Padahal sebelumnya jumlah pengunjung pada akhir pekan bisa lebih dari 1.000 orang,” ujar Lia, pada Sabtu (22/11).

Lebih lanjut, kata dia, dalam kawasan wisata ini, pengunjung dapat merasakan berbagai wahana, seperti flying fox, keranjang sultan langit, serta ekspedisi lembah purba.

Baca Juga :  Sonia Heba Zahara, Atlet Tinju Kota Sukabumi yang Raih Medali Perak di Ajang Popda Jabar 2025

“Rute untuk ekspedisi ini semakin diminati karena terdapat lebih banyak jembatan dan berakhir di Curug Kembar, yang dikenal akan keindahannya,” jelasnya.

Selain itu, tersedia juga paket wisata jalur hijau yang mencakup penyeberangan jembatan gantung, menikmati keranjang sultan, dan kembali melalui jembatan merah.

Atraksi flying fox yang memiliki panjang 735 meter juga sangat menarik bagi pengunjung yang mencari pengalaman menantang dan mendapatkan adrenalin.

Sementara itu, ekspedisi lembah purba, meski menempuh jarak 2,5 kilometer, tetap ramai dikunjungi karena menawarkan delapan jembatan dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.

Baca Juga :  Sekolah, Ayah, dan PGRI, Kisah Emosional Iman Adinugraha di Palabuhanratu

“Tarif tiket untuk masuk kawasan ini juga mengalami kenaikan. Sebelumnya, tiket untuk hari kerja seharga Rp16 ribu, kini meningkat menjadi Rp22 ribu. Untuk akhir pekan, harga tiket naik dari Rp18.500 menjadi Rp32 ribu,” paparnya.

Di sisi lain, biaya untuk melintasi Jembatan Gantung adalah Rp100 ribu, dan ini terpisah dari biaya masuk kawasan yang dikenakan Rp32 ribu. Artinya, wisatawan perlu melakukan dua kali pembayaran.

“Banyak pengunjung yang datang berasal dari Jakarta dan Bandung, dengan sejumlah turis asing yang juga menikmati daya tarik di kawasan ini,” pungkasnya. (Boy)

Berita Terkait

Omzet Turun Drastis, Pelaku Usaha Terdampak Proyek Jalan Gudang Kota Sukabumi
KNPI Kota Sukabumi Diharap Tetap Satu, Olan Tekankan Pentingnya Kebersamaan
PMII Sukabumi Kritik Keras Penggunaan Stadion untuk Kegiatan Non-Olahraga
PDAM TBW Sukabumi Tegaskan Air Kemasan Diproduksi Pihak Ketiga, Gunakan Skema Maklon
Comeback Dramatis, Persib Selamat dari Kekalahan Lawan Dewa United
Pemprov Jabar Klarifikasi Kerusakan Jalan Baros–Sagaranten, Sebut Masih Tahap Pengerjaan
Sudar Fauzi Pimpin KNPI Sukabumi, Fokus Konsolidasi dan Program Triharmoni
Agus Samsul Kutuk Kerusakan Stadion Surya Kencana, Desak Disporapar Dipanggil
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:29 WIB

Omzet Turun Drastis, Pelaku Usaha Terdampak Proyek Jalan Gudang Kota Sukabumi

Selasa, 21 April 2026 - 19:02 WIB

KNPI Kota Sukabumi Diharap Tetap Satu, Olan Tekankan Pentingnya Kebersamaan

Selasa, 21 April 2026 - 17:09 WIB

PMII Sukabumi Kritik Keras Penggunaan Stadion untuk Kegiatan Non-Olahraga

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

PDAM TBW Sukabumi Tegaskan Air Kemasan Diproduksi Pihak Ketiga, Gunakan Skema Maklon

Senin, 20 April 2026 - 18:03 WIB

Pemprov Jabar Klarifikasi Kerusakan Jalan Baros–Sagaranten, Sebut Masih Tahap Pengerjaan

Berita Terbaru