Tragedi Jetski di Palabuhanratu, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Evaluasi Wisata Air

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Tragedi kecelakaan jetski di Pantai Buffalo, Palabuhanratu, yang menewaskan seorang wisatawan asal Arab Saudi, menjadi tamparan keras bagi tata kelola wisata air di Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga memantik sorotan tajam dari masyarakat dan legislatif daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan insiden tersebut harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan wisata berisiko tinggi, khususnya wahana olahraga air seperti jetski.

Baca Juga :  Tetesan Berkah di Tanah Suci, Momi Soraya Tebar 705 Paket Makanan di Pelataran Masjidil Haram

“Aspek keselamatan tidak boleh dipandang sebelah mata. Legalitas dan perizinan bukan sekadar formalitas, melainkan pintu utama untuk memastikan sebuah usaha wisata layak beroperasi,” tegasnya.

Menurut Budi, pengelola yang mengabaikan izin hampir pasti juga lalai dalam penerapan SOP keselamatan. Padahal, wisata air menuntut kesiapsiagaan maksimal, mulai dari kelayakan wahana, kompetensi operator, hingga kesiapan tim penyelamat.

“Kalau izinnya saja tidak ditempuh, bagaimana kita bisa menjamin SOP penyelamatan benar-benar diterapkan? Ini menyangkut nyawa orang. Jangan sampai kelalaian mencoreng wajah pariwisata Sukabumi di mata nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu Lakukan Perbaikan Jalan Berlubang

Budi mendesak pemerintah daerah bersama aparat terkait bertindak tegas menertibkan wahana wisata tanpa izin lengkap. Ia berharap tragedi ini menjadi titik balik pembenahan sektor pariwisata agar setiap destinasi benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

“Aturan dibuat untuk keselamatan bersama. Pengelola wajib taat asas, dan pemerintah tidak boleh ragu menegakkan regulasi. Jangan sampai keselamatan dikorbankan demi keuntungan semata,” pungkasnya.

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru