LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memastikan pembangunan infrastruktur tetap berjalan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Sejumlah strategi proyek telah disiapkan, mulai dari rekonstruksi Gedung Aher hingga perbaikan beberapa ruas jalan utama di wilayah kota.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana mengatakan, dalam waktu dekat Pemkot Sukabumi akan melakukan peningkatan kualitas Jalan Gudang melalui betonisasi yang direncanakan mulai pertengahan hingga akhir Februari 2026.
“Rencananya pertengahan atau akhir Februari kami akan melakukan peningkatan kualitas Jalan Gudang dengan betonisasi. Sementara untuk Jalan Merbabu, kami sudah meminta bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk meningkatkan kualitas operasional,” kata Bobby kepada wartawan disela Forum Perangkat Daerah (FPD) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Selasa (4/2).
Ia menegaskan, efisiensi anggaran tidak dapat menjadi alasan terhambatnya pembangunan infrastruktur yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Oleh karena itu, Pemkot Sukabumi terus berupaya memperkuat kemampuan fiskal daerah, salah satunya melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” paparnya.
Menurutnya, penguatan fiskal menjadi kunci agar program pembangunan tetap berjalan berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik. Dalam konteks Forum Perangkat Daerah yang menjadi bagian dari perencanaan kerja tahun 2027, Bobby menekankan pentingnya konsistensi DPUTR dalam meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan.
“Saya mohon DPUTR terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, karena infrastruktur adalah kebutuhan dasar yang langsung dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto menambahkan, program prioritas DPUTR pada tahun 2027 akan disusun berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), sehingga selaras dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
“Melalui perencanaan yang mengukur dan memperkuat fiskal daerah, kami optimistis pembangunan infrastruktur dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup warga,” singkatnya.









