Fokus Wujudkan Isu Strategis, FPD Bappeda Kota Sukabumi Bahas Rencana Pembangunan 2027

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – “Untuk pembangunan tahun 2026 dan seterusnya, Pemkot harus fokus pada penanganan sampah dan infrastruktur,” tutur Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, dalam Forum Perangkat Daerah (FPD) Bappeda Kota Sukabumi, Jumat (13/2).

Kegiatan yang digelar di Ruang Pertemuan tersebut membahas rencana kerja Bappeda tahun 2027 dengan menitikberatkan pada beberapa isu strategis pembangunan.

Dalam arahannya, Bobby Maulana menegaskan pentingnya pembenahan pengelolaan sampah secara menyeluruh, mulai dari hulu. Ia mencontohkan keberhasilan Jepang dalam menangani persoalan sampah yang dilakukan melalui edukasi sejak usia dini.

“Pengelolaan memang harus dari hulu dan penting dikenalkan kepada warga kota sejak usia dini. Karena itu, Pemkot Sukabumi sering menerima kunjungan siswa PAUD untuk diberikan edukasi pengelolaan sampah,” ujarnya.

Selain isu lingkungan, penguatan fiskal daerah juga menjadi perhatian. Bobby menyampaikan bahwa normalisasi pajak daerah akan berjalan efektif apabila diiringi dengan pelayanan publik yang maksimal.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang baik akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap keseriusan pemerintah.

“Orang akan memberikan hal terbaik kepada kita jika benar-benar kita layani dengan baik dan maksimal. Ketika masyarakat melihat kesungguhan pemerintah membangun, mereka akan tergerak bersama-sama meningkatkan fiskal daerah,” tambahnya.

Baca Juga :  Hamzah Gurnita Sidak Tambak Udang Cipatuguran, Temukan Dugaan Pencemaran dan Instalasi Berbahaya

Lebih jauh, Bobby menekankan bahwa setiap perencanaan pembangunan harus dilandasi dengan visi dan harapan yang kuat. Ia menyebutkan bahwa pemerintahan perlu memiliki manifestasi atau impian yang ingin diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Setiap rencana yang kita buat adalah harapan yang dapat terwujud, selama kita tidak kehilangan niat baik dan ikhtiar dalam membangun Kota Sukabumi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Hasan Asari, memaparkan beberapa isu strategis yang menjadi fokus perencanaan.

Pertama, persiapan pembangunan strategis sebagai dampak dari keberadaan Tol Bocimi dalam waktu dekat yang diproyeksikan akan mendorong pertumbuhan wilayah.

Kedua, aktivasi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Hasan menjelaskan bahwa pemerintah harus hadir di titik-titik keramaian dan potensi ekonomi yang berkembang, mengikuti dinamika pertumbuhan alami masyarakat.

Ketiga, penyiapan kawasan industri di Kota Sukabumi guna menyerap tenaga kerja dan membuka lapangan pekerjaan baru. Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

Baca Juga :  Perkuat SDM, Pemkot Sukabumi dan Universitas Nusa Putra Teken MoU Beasiswa

Keempat, optimalisasi ekonomi kreatif sebagai sektor yang relevan bagi kawasan perkotaan. Menurut Hasan, ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan, terutama dengan dukungan inovasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah.

Dalam forum tersebut juga terungkap bahwa hingga saat ini tercatat sekitar 1.133 inovasi telah dikirimkan oleh setiap perangkat daerah. Seluruh inovasi tersebut akan melalui proses kurasi untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutannya.

Bappeda juga berencana membentuk tim inovatif yang terdiri dari aparatur perangkat daerah yang telah berhasil mengembangkan inovasi dan meraih penghargaan.

Tim ini diharapkan dapat mentransfer pengetahuan dan pengalaman kepada perangkat daerah lainnya.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menyusun perencanaan yang responsif, realistis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan fokus pada pengelolaan sampah, penguatan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi, arah pembangunan 2027 ditakini akan mampu mendorong kota yang lebih tertata, produktif, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru